fbpx
Kabar DaerahKabar IndonesiaNasional

Ziarah ke Astana Oetara, Ternyata Airlangga Masih Keturunan Mangkunegaran Solo

ENERGIBANGSA.ID – Ada hal menarik dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam rangkaian lawatannya ke Kota Bengawan, Ketua Umum Partai Golkar itu menyempatkan diri untuk berziarah ke kompleks pemakaman Astna Oetara, Nayu, Surakarta, Jumat (18//6/2021).

Kunjungan ke Astana Oetara, Nayu tersebut, otomatis juga membuka tabir garis keturunan dan trah dari Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Karena ternyata, orang nomor satu di Partai Golkar itu masih ada keturunan dari trah Mangkunegaran, Solo.

Sebagaimana diketahui, Astana Oetara adalah komplek pemakaman bagi Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara VI beserta dengan keluarga, kerabat dan para abdi dalemnya.

Jika dirunut dari silsilahnya, eyang dari Airlangga Hartarto yang bernama R Sastro Sunarto bin RM Ng Mangoen Bisono dan istrinya, RM Ngt Soeparti Soenarto binti R Ng Parto Waidjojo Hardjowoewito dimakamkan di kompleks pemakaman bagian depan.

“Itu tadi ayahnya bapak saya. Jadi Eyang Kakung dan Eyang Putri,” ujar Airlangga singkat, sebelum meninggalkan kompleks pemakaman.

Menurut keterangan dari juru kunci Astana Oetara, RM Haryanto, semua yang dimakamkan di Astana harus ada kaitannya dengan Mangkunegara VI. Sementara, R Sastro Sunarto adalah salah satu pejabat di era Mangkunegara VI.

“Dulu eyangnya Pak Airlangga adalah Jaksanya Mangkunegara VI, dan juga ada keturunan trah dari Mangkunegara II,” ujar Haryanto.

Ziarah ke Astana Oetara, Ternyata Airlangga Masih Keturunan Mangkunegaran Solo

Menurut Haryanto, selain eyangnya yang dimakamkan di sana, ada sejumlah anggota keluarga lain seperti bulik (tante) dan bude dari Airlangga Hartarto yang juga dimakamkan di Astana Oetara tersebut.

Selepas melakukan ziarah dan salat Jumat, Airlangga menghadiri pertemuan dengan perwakilan alumni program Kartu Prakerja di Hotel Alila. Selain itu ia juga menjadi pembicara dalam acara Webinar bersama Civitas Akademika Universitas Sebelas Maret (UNS). (*)

Related Articles

Back to top button