Ekonomi & Bisnis

Yes! Lebih dari 8,5 Juta Pekerja Sudah Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) — Ida Fauziyah, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) mengatakan bahwa penyaluran subsidi upah gaji (BSU) berjalan dengan lancar.

Data menunjukkan, per 18 September 2020 lalu realisasi penyaluran subsidi gaji/upah tahap I telah mencapai 2.484.429 orang atau 99,38 persen dari total penerima sebanyak 2,5 juta orang.

Untuk tahap II, penyalurannya mencapai 2.980.346 orang atau 99,34 persen dari total penerima sebanyak 3 juta orang.

Sedangkan untuk tahap III, telah mencapai 3..069.442 orang atau 87,70 persen dari total 3,5 juta orang.

“Alhamdulillah, penyaluran bantuan subsidi upah bagi para pekerja telah berjalan dengan baik. Dari tahap I sampai tahap III penyalurannya sudah mencapai angka 8.534.217 orang atau sekitar 94,82 persen dari total 9 juta orang penerima,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin (21/9).

Walaupun penyaluran subsidi gaji berjalan lancar, dia mengingatkan kepada pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan masuk dalam kategori penerima subsidi agar teliti kembali saat memberikan nomor rekeningnya kepada pemberi kerja.

Hal ini bertujuan untuk menghindari gagal transfer akibat rekening yang tutup, statusnya pasif dan bahkan tidak valid.

“Saya mendorong kepada teman-teman pekerja atau buruh yang sekiranya merupakan penerima subsidi gaji agar di cek kembali nomor rekeningnya. Karena yang kami butuhkan adalah rekening aktif sehingga penyaluran tepat sasaran. Saya mohon kepada pemberi kerja juga aktif berkomunikasi kepada para pekerjanya,” imbau Ida.

Dia berharap bantuan subsidi gaji sebesar Rp 600.000 per bulan tersebut dapat mengurangi beban, sekaligus mampu mengangkat daya ekonomi para pekerja di masa pandemi.

“Bantuan subsidi upah ini diarahkan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja atau buruh serta mendongkrak konsumsi rumah tangga. Sehingga, kemudian menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (Annisaa/EB/kompas).

Related Articles

Back to top button