fbpx
Ekonomi & Bisnis

Wow! Bea Cukai Jateng dan DIY Setor Rp 20,64 Triliun!

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Dalam rapat dialog kinerja organisasi yang diadakan secara daring, Bea Cukai wilayah Jawa Tengah dan DIY berhasil menyetor Rp 20,64 Triliun ke kas negara.

Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah

Walaupun baru mencapai 47,87% dari target yang ditetapkan yakni sebesar Rp 43,11 triliun. Namun, dilihat secara proporsional terhadap target sampai dengan Juli 2020, capaian tersebut telah mencapai angka 100,75% dengan kontribusi terbesar adalah dari penerimaan cukai hasil tembakau yang mencapai 100,95% dari target trajectory.

“Capaian sebesar Rp 20,64 Triliun ini terdiri dari bea masuk sebesar Rp853,13 miliar, bea keluar sebesar Rp 33,13 miliar dan cukai sebesar Rp19,75 triliun.” Ungkap Nur Rusyidi selaku Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai.

Ia juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa penerimaan yang perlu mendapatkan atensi lebih karena terdampak outbreak Covid-19 yaitu penerimaan bea masuk dan bea keluar.

“Dari data penerimaan, memang sudah kami prediksi pasti akan turun, yaitu Bea masuk dan bea keluar, dan ini memang secara nasional melemah,” ujar Nur.

Berbeda dengan penerimaan kepabeanan, penerimaan cukai terpantau cukup baik dan didominasi oleh penerimaan cukai hasil tembakau sebesar Rp 18,94 triliun.

Adapun penerimaan cukai etil alkohol kembali landai setelah terjadi kenaikan signifikan pada bulan Maret 2020 atas tingginya permintaan produk disinfektan dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

Penurunan tren penerimaan cukai etil alkohol juga sejalan dengan fasilitas pembebasan cukai etil alkohol terkait dengan pandemi COVID-19.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto juga menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk dapat terus mengawal capaian penerimaan.

“Kita kawal terus, dan kita ketahui bersama bahwa penerimaan cukai masih menjadi andalan. Jalin terus komunikasi terkait cukai, impor dan ekspor. Selain itu kawasan berikat, non-kawasan berikat juga terus kita pantau,” ujar Tri. (dhanti/EB/jpnn)

Related Articles

Back to top button