Work Spouse, Bahagia dan Berbahaya (Foto: Kompas Lifestyle)
Work Spouse, Bahagia dan Berbahaya (Foto: Kompas Lifestyle)
Gaya HidupRagam Bangsa

Work Spouse, Bahagia dan Berbahaya

6

ENERGIBANGSA.ID – Apakah Sobat Energi memiliki work spouse? Atau malah belum tahu apa itu work spouse?

Jadi, work spouse sebenarnya adalah rekan kerja beda gender yang memiliki kedekatan intim di tempat kerja. Lebih dari sekadar teman kerja, work spouse sudah seperti hubungan pernikahan tapi tidak ada komponen romantis di dalamnya.

Menurut Jennifer B. Rhodes, tidak mengherankan apabila ada ikatan yang terbentuk antar rekan kerja. Pasalnya mereka menghabiskan sebagian besar waktu bersama di tempat kerja.

Ilustrasi bersama rekan kerja (Foto: BCA)

Work spouse adalah orang yang paling paham apa camilan favorit rekannya di tempat kerja. Orang yang selalu memberikan kopi kemasan ketika sedang penat. Orang pertama yang selalu menjadi rujukan untuk berbagi kisah baik pekerjaan atau pun personal.

Orang yang selalu berbagi inside jokes di mana hanya mereka saja yang paham letak lucunya. Dan orang yang selalu menjadi rekan ghibah di kantor.

Saking dekatnya, ketika si work spouse ini tidak ke kantor maka akan ada rasa hampa bagi rekannya. Tidak ada rekan makan siang bersama, tidak ada orang untuk berbagi keluh kesah pekerjaan, hingga rasa kesepian mendalam yang mempengaruhi produktivitasnya.

Riset dari situs dunia kerja Vault mendapatkan hasil bahwa sejak tahun 2010 selalu ada peningkatan jumlah orang yang mengaku memiliki work spouse. Riset yang dilakukan oleh Rhodes juga menunjukkan bahwa ternyata memiliki work spouse akan membuat seseorang lebih bahagia.

Sebahagia itu kah punya work spouse?

Fenomena tentang work spouse pernah diteliti oleh Chad McBride pada tahun 2015 dengan melibatkan 276 pekerja yang memiliki work spouse.

Hasilnya, rata-rata mengungkapkan bahwa keberadaan work spouse di tempat kerja membuat mereka lebih kerasan di tempat kerja. Mereka semangat berangkat di pagi hari sebab tahu bahwa di tempat kerja akan bertemu seseorang. Secara tak langsung hal ini menimbulkan perasaan bahagia atas pekerjaan yang dilakoni.

Work spouse mampu menimbulkan solidaritas yang tinggi bagi rekannya. Dapat menjadi tempat terbaik untuk menyalurkan stres, dan berbagi kebahagiaan bahkan untuk hal remeh dan receh.

Menurut McBride, dampak jangka pendek dari adanya work spouse adalah munculnya atmosfer kerja yang menyenangkan dan semangat kerja yang tinggi. Sementara dampak jangka panjangnya seseorang akan menjadi lebih loyal pada perusahaan.

Wok spouse rentan baper. Benarkah?

Ilustrasi kebahagiaan (Foto: Hipwee)

Hal tersebut juga berlaku sebaliknya. Survey yang dilakukan totaljobs menemukan bahwa hampir dari seperempat orang yang memiliki work spouse akan mempertimbangkan untuk keluar dari perusahaan apabila rekannya melakukan hal yang sama.

Karena adanya perbedaan gender, work spouse ini bisa mengakibatkan baper untuk salah satu pihak. Atau bisa jadi malah keduanya, apabila tidak didasari oleh profesionalisme.

Hasil penelitian Vault menunjukkan bahwa 11% responden laki-laki dan 17% responden perempuan mengaku hubungan dengan work spouse berubah menjadi hubungan romantis. Mereka adalah kaum yang kurang pandai menjaga perasaan dengan work spouse.

Hal ini akan menjadi berbahaya dan rumit apabila salah satu atau keduanya telah memiliki pasangan. Dapat timbul rasa cemburu dari pasangan di real life apabila tidak dikomunikasikan dengan baik. Bahkan yang paling dikhawatirkan jika terjadi perselingkuhan.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya perkenalkanlah work spouse dengan pasangan masing-masing sebagai seorang sahabat. Dengan itu diharapkan rasa cemburu dan konflik dengan pasangan dapat dihindari.

“Ada kecenderungan seseorang untuk melakukan perselingkuhan emosional dengan work spouse apabila hubungannya dengan pasangan tidak berjalan baik. Perselingkuhan emosional ini kadang-kadang dapat lebih menyakitkan daripada perselingkuhan fisik,” kata Rhodes.

Sobat Energi, baik atau buruknya work spouse itu tergantung bagaimana kita menyikapinya. Sepatutnya work spouse memang hanya sebatas profesionalisme di tempat kerja. Tapi kalau ternyata memang jodoh jadi hubungan romantis, kenapa tidak?

Selalu temukan celah energi positif dari setiap hal, ya.

Nah sekarang ayo coba ceritakan tentang work spouse yang Sobat Energi miliki dong!

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Inovasi BNPB Indonesia Sabet Juara 1 Ajang PBB

Previous article

You may also like

6 Comments

  1. […] [Baca juga: Work Spouse, Bahagia dan Berbahaya] […]

  2. Like!! I blog quite often and I genuinely thank you for your information. The article has truly peaked my interest.

  3. I learn something new and challenging on blogs I stumbleupon everyday.

  4. Good one! Interesting article over here. It’s pretty worth enough for me.

  5. These are actually great ideas in concerning blogging.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Gaya Hidup