fbpx
Wisata & Kuliner

Wisata Ke Jombang? Ini 4 Tempat Wisata Religi Pesona Kota Santri

Oleh Zeni Zanuba Fazriyah

ENERGIBANGSA.ID—Jombang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang kaya akan budaya dan tradisinya. Kota ini banyak melahirkan toko-tokoh ulama nasional maupun internasional.

Mendapat julukan “Kota Santri”, sebab terdapat ratusan pondok pesantren di Kabupaten Jombang. Salah satunya Pondok Pesantren Tebu Ireng.  Kota ini juga lekat dengan toleransi beragamanya. Hal itu terbukti dari banyaknya tempat wisata religi berbagai macam agama.

Artinya, tak hanya wisata religi Islam saja. Tapi ada beberapa tempat wisata religi untuk agama lain. Nah, bagi sobat energi yang berkunjung ke Jombang, aktivitas yang perlu dilakukan adalah berwisata ke tempat-tempat religi yang banyak terdapat di kota ini.

Berikut 4 tempat wisata religi terpopuler di Jombang yang wajib kalian kunjungi.

1.Makam K.H Hasyim Asy’ari, K.H Wachid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Wisata ziarah di makam K.H Hasyim Asy’ari, K.H Wachid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan salah satu wisata andalan Jombang. Masyarakat awam sering menyebutnya “ziarah makam Gus Dur”. Meski di kompleks makam terdapat makam-makam pendahulunya.

Tempat ini merupakan kompleks makam tiga ulama  besar Indonesia yakni K.H. Hasyim Asy’ari. Ada juga makam putranya, K.H Wachid Hasyim yang merupakan Menteri Agama pertama Republik Indonesia. Serta, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Letaknya berada di lingkungan Pondok Pesantren Tebu Ireng, di daerah Cukir, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang Jawa Timur.

Wisata Ke Jombang? Ini 4 Tempat Wisata Religi Pesona Kota Santri

Tempat yang terkenal sebagai makam Gus Dur itu terus didatangi banyak peziarah sejak 31 Desember 2009. Yakni, sepeninggal Gus Dur. Dahulu, sebelum Gus Dur, memang sudah banyak yang datang untuk berziarah, namun sejak Gus Dur dimakamkan di sana, ratusan ribu orang terus berdatangan setiap harinya untuk berziarah.

Di pintu masuk area makam, terdapat lorong panjang menuju makam utama dengan pelbagai macam pedagang di samping kanan kirinya. Dulunya, lorong-lorong itu merupakan kamar bagi para santri pondok. Tetapi kini beralih fungsi, semenjak Gus Dur wafat dan dimakamkan di sana. Lalu, kalian tak perlu membayar HTM atau tiket masuk ya?

Di kompleks pemakaman ini sebenarnya terdapat  sekitar 45 makam keluarga K.H. Hasyim Asya’ri. Ada makam pendiri pesantren Tebu Ireng, pengasuh pondok, para keluarga, hingga dzuriah. Untuk makam Gus Dur sendiri, terletak di pojok utara.

Nah, pada makam Gus Dur ini memiliki batu nisan unik terdapat tulisan: “di sini berbaring perjuangan kemanusiaan” yang di tulis dalam empat bahasa berbeda yakni Indonesia, Inggris, Arab, dan China. Jadi, tak hanya umat muslim saja yang dapat berziarah. Setiap harinya, banyak pula orang-orang dari berbagai kalangan agama datang untuk berziarah.

2.Gereja Kristen Jawi Wetan

Salah satu contoh keberagaman wisata religi di Jombang adalah Gereja Kristen Kejawen. Gereja ini dapat dijadikan referensi kunjungan wisata religi umat Kristen. Gereja ini terletak di Mojowarno, sekitar 16 Km dari Jombang kota.

Wisata Ke Jombang? Ini 4 Tempat Wisata Religi Pesona Kota Santri

Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) merupakan salah satu gereja yang memiliki peran penting dalam penyebaran Kristen (Protestan) di Indonesia pada zaman kolonial Belanda. Gereja ini juga merupakan Gereja Protestan tertua Indonesia yang telah di dirikan sejak tahun 1881. Maka dari itu, populasi masyarakat Kristen sangat banyak di Kabupaten Jombang.

Sobat energi, gereja ini hanya akan dibuka apabila ada acara digelar, lho! Lalu, tradisi yang biasanya digelar dan dianut sudah sejak lama adalah “arak-arakan” dan “perjamuan malam”.

Arak-arakan adalah sebuah tradisi umat GKJW yang dilaksanakan tiap tahun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Kuasa. Mereka membawa dan ‘mengarak’ hasil panen sebagai sedekah bumi di sekitar gereja. Sedangkan perjamuan malam merupakan sebuah acara pembuka sebagai tanda mengawali pagelaran ‘unduh-unduh’ yang dilaksanakan dengan malam pujian.

Saat malam pujian itu terdapat banyak acara di dalamnya. Seperti pertunjukan tari, nyanyian, puisi, band, dan banyak kegiatan seni lain yang dipersembahkan oleh para warga kompleks gereja sebagai bentuk pujian kepada Tuhan.

3.Klenteng Hong San Kiong

Selain Islam dan Kristen, Jombang juga memiliki wisata religi bagi umat Tri Darma (Tios, Budha dan Konghucu). Jadi, Klenteng Hong San Kiong merupakan tempat terbaik untuk dikunjungi, sob! Berada di daerah Kecamatan Gudo, kelenteng tua ini diperkirakan dibangun jauh sebelum pemerintahan kolonial Belanda.

Konon, klenteng ini berdiri sekitar abad 17, dan menjadi salah satu klenteng tertua di Indonesia. Klenteng Hong San Kiong ini memiliki keunikan tersendiri, pada bangunannya memiliki akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa.

Wisata Ke Jombang? Ini 4 Tempat Wisata Religi Pesona Kota Santri

Tidak hanya umat Tionghoa saja yang dapat berkunjung, semua orang dapat mengunjungi tempat ini mengingat klenteng terbuka untuk umum. Klenteng ini berukuran tidak terlalu luas dan besar. Meski letaknya termasuk di pelosok kota, namun tetap saja klenteng ini banyak didatangi pengunjung setiap harinya. Bangunan klenteng yang lama juga menandakan bahwa klenteng ini memiliki peranan penting di masa lampau.

Sobat energi, jika kita berkunjung ke sana, terdapat sebuah pintu masuk berornamen burung garuda yang terdapat tulisan Cina di area depan klenteng. Di pintu masuk tersebut juga terdapat sebuah prasasti kuno tahun 1938 yang berisikan tanda sumbangan dari seseorang berupa pagar besi.

Terdapat pula ‘wayang potehi’ atau ‘wayang titi’ yang digunakan untuk pertunjukan. Wayang potehi ini merupakan sebuah hasil akulturasi budaya Jawa dengan Tionghoa. Di dalam klenteng, terdapat patung para dewa penghuni klenteng.

4.Makam Mbah Sayyid Sulaiman

Makam Mbah Sayyid Sulaiman terdapat di Dusun Rejo Slamet, Desa Mancilan, Kecamatan Jombang. Ini merupakan wisata ziarah muslim terkenal kedua di Jombang setelah makam Gus Dur.

Mbah Sayyid Sulaimman ini merupakan seorang ulama penyebar Islam di Indonesia yang merupakan keturunan Nabi Muhammad ke-26. Beliau memiliki peran penting dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia. Wafat pada 17 Rabiul Awal 1193 Hijriah, makam Mbah Sayyid kini didatangi banyak peziarah dari seluruh daerah Indonesia.

Wisata Ke Jombang? Ini 4 Tempat Wisata Religi Pesona Kota Santri

Mbah Sayyid juga merupakan pendiri Pondok Pesantren Sido Giri yang merupakan pesantren tertua di Jawa Timur. Biasanya mereka yang berziarah ke makam Mbah Sayyid pasti akan melanjutkan perjalan mereka menuju Makam Gusdur.

Di dalam kompleks makam, terdapat musholla yang besar dan makam-makam warga sekitar. Tempatnya rindang dan memiliki area parkir yang luas. Terdapat pedagang khas wisata ziarah di area masuk makam. Pada saat malam Jumat Legi, area jalan sepanjang makam akan menjadi sangat ramai oleh para pedagang dan para peziarah. Saat Jumat Legi, maka akan sangat terasa betapa ramainya wisata ziarah di Makam Mbah Sayyid Sulaiman.

Nah, sobat energi bisa berwisata sekalian berziarah ke makam para pejuang agama. Bagi kalian yang menganut Kristen, sobat energi dapat mengunjungi gereja tertua di Indonesia, ya? Untuk Klenteng Hong San Kiong, bebas dikunjungi semua agama. Ayo, kapan ke Jombang? (*)

Related Articles

Back to top button