fbpx
Dunia

WhatsApp Mulai Banyak Ditinggalkan Tokoh Dunia, Kenapa Sih?

ENERGIBANGSA.ID—Memasuki 2021, kabar tak sedap harus menimpa Facebook grup, dech! Pasalnya, sebagian tokoh meninggalkan WhatsApp dan pindah ke Telegram atau Signal.

Ogahnya para tokoh menggunakan WhatsApp akibat dari kebijakan privasi baru yang membuat para penggunanya tak nyaman. Lantas, apakah itu tandanya WhatsApp sudah tidak aman lagi digunakan?

Kata ahli

Ahli keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, sebagaimana ditulis detikINET menjelaskan beberapa hal.

Menurutnya, dari sisi keamanan data chat, pernyataan ini tidak benar. Ia menilai isi chat di WhatsApp masih terbilang aman.

“Tetapi metadata pengguna itu sama nilainya dengan data chat itu sendiri”, tegasnya, Senin (18/1/2021).

“Metadata pengguna dalam jangka menengah dan panjang akan memberikan informasi yang sangat akurat dan tepat atas seorang pengguna layanan medsos dan ini jelas-jelas akan dieksploitasi oleh Facebook group dan kita dipaksa menyetujuinya,” jelasnya.

Metadata adalah informasi mengenai suatu data. Dan data ini bisa saja tidak terlalu berharga, sama berharganya dengan data atau dalam kasus tertentu lebih berharga dari data.

Sebelumnya Alfons juga menjabarkan, dari informasi metadata pengguna, WhatsApp dapat mengetahui pola komunikasi tanpa perlu mengetahui isi komunikasi pengguna.

Bahkan WhatsApp dapat mengetahui siapa saja yang sering dikontak, kapan serta seberapa intens.

Tokoh yang meninggalkan WhatsApp

Diketahui banyak pejabat dan tokoh yang berpindah dari WhatsApp. Elon Musk, Bos SpaceX secara terang-terangan kerap melontarkan pendapat atau meme di Twitter untuk menyindir keamanan dari WhatsApp.

Selain Elon Musk, ada juga pimpinan negara yang memutuskan untuk pindah menggunakan Telegram. Selain Presiden Brasil Jair Bolsonaro, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang bergabung dengan pejabat lainnya dari berbagai belahan dunia juga meninggalkan WhatsApp.(*)

Related Articles

Back to top button