fbpx
Pendidikan

Webinar International, FPK UIN Walisongo Hadirkan Pakar Psikologi Dunia

SEMARANG, energibangsa.id—Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo Semarang mengadakan Webinar International bertempat di ICT Kampus III, Kamis (5/11)

Seminar daring yang terselenggara atas kerjasama dengan International Institute of Islamic Thought (IIIT), Asosiasi Psikologi Islam (API) dan Asosiasi Psikologi Positif Indonesia (AP2I) tersebut bertema “Islamic Perspective on Psychopathology in the Era  of Disruption”.

Hadir sebagai pembicara pakar praktisi psikopatologi, yaitu Hanan Dover, M.Psych, MA Hons (dari Clinical and Forensic Psychologist, Psychentral, Sydney-Australia) serta Dr. Nada Ibrahim dari Center for Islamic Thought and Education, UniSA Education Futures, University of South Australia)

Pembicara lain, Olga Pavlova, Ph.D. dari Moscow State University of Psychology and Education, Moscow- Russian Federation dan Dr. Ahmad Gimmy Prathama Siswadi, M.Si – Islamic Psychology Association (API).

Dekan FPK Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi  atas terselenggaranya acara ini.

“Tema yang diangkat sangat kekinian dan berusaha menjawab berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat kontemporer”, katanya.

“Era disruptif  melahirkan berbagai problem psikologis, seperti stres berkepanjangan, disorientasi, suka marah, dan merasa teraliniasi. Akumulasi dari penyakit kesehatan mental ini akan melahirkan disorder sosial”, ungkapnya.

“Sementara menghadirkan prespektif Islam dalam Psikopatologi diyakini, dapat memecahkan berbagai problem masyarakat modern”, imbuhnya.

Sebab Islam akan mengembalikan seseorang untuk mengenali dirinya sendiri. Menghadirkan kekuatan keimanan pada Allah Swt., yang menuntun seseorang mengoptimalkan seluruh fungsi akal, hati, dan perilaku secara berimbang dan beriringan,” bebernya.

Tujuan webinar

Di samping itu, Prof. Syamsul menyampaikan bahwa salah satu tujuan webinar internasional ini adalah sebagai upaya untuk mendukung pembaharuan fokus dan scope Jurnal Psikohumaniora. Sebelumnya, jurnal Psikohumaniora menerbitkan artikel-artikel penelitian dalam bidang psikologi secara umum.

Mulai awal tahun 2021 Jurnal Psikohumaniora hanya akan menerbitkan artikel penelitian lapangan tentang kesehatan jiwa, berdasarkan kajian empiris di bidang psikologi dan berbagai disiplin ilmu lainnya.

“Saya yakin, acara ini bisa dijadikan kesempatan yang baik untuk memperkuat Jurnal Psikohumaniora menjadi jurnal bereputasi Internasional dan terndiks Scopus dan WoS”, harapnya.

Dr. Baidi Bukhari, selaku Pimred Psikohumaniora secara khusus menyatakan sangat berterimaksih pada semua pihak. Sementara itu Rektor UIN Walisongo dalam keynote speech-nya merasa senang atas dukungan dan antusiasme Webinar ini yang telah menarik hampir 1.000 peserta mulai dari Asia, Eropa, Amerika Serikat, hingga Afrika.

Webinar ini akan menjadi kontribusi untuk memperkaya ide tentang pandangan Islam dalam bidang kesehatan mental dan psikopatologi. Sebagaimana diketahui, sudut pandang psikologi ini dari perspektif Islam.

Bahwa sebagai manusia, kita secara alami tertarik untuk mencari tahu siapa kita, apa sifatnya. Dan bagaimana kita dapat meningkatkan diri kita sendiri untuk mencapai kesehatan mental yang baik. (*)

Related Articles

Back to top button