fbpx
Kabar Daerah

Webinar Adab Santri, Gus Rifqil: Di Medsos, Santri Harus Bermoral!

SEMARANG, energibangsa.id—Milenial adalah era di mana teknologi berkembang dengan pesat dan menjadi sebuah gaya hidup bagi para generasi di dalamnya. Di era ini semua orang hidup berdampingan dengan teknologi, berkomunikasi, serta mendokumentasikan setiap kegiatan mereka di media sosial.

Oleh karena itu, masyarakat sangat bergantung dengan media sosial, begitupun santri. Sebagai generasi penerus bangsa yang berlandaskan agama, santri seharusnya dapat menjadi contoh bagi masyarakat awam. Hal itu terutama dalam menggunakan media sosial dengan dengan baik dan bijak.

Berlandaskan hal itu, tim 92 KKN RDR 75 UIN Walisongo mengadakan Webinar Nasional “Adab Santri dalam Bermedia Sosial”. Acara itu diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari penjuru nusantara, Minggu (15/11) lalu.

Hadir menjadi pemateri secara daring, pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Mororejo Kaliwungu Kendal Rifqil Muslim, S.Pd.I., M.Pd serta Arus Santri Nusantara, Hamam Rozin. Sedangkan host dan moderator acara masing-masing dibawakan oleh Anita Mudawamah serta Muhammad Reza Iqbal Majid, S.Pd.

Beradaptasi dengan teknologi

Dalam materinya, pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Kendal yang juga penasehat pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Mororejo mengatakan santri harus bisa beradaptasi dengan teknologi, mengikuti arus era 4.0, dengan memanfaatkan teknologi yang ada serta memiliki adab dan aturan dalam bermedia sosial.

“Di era milenial ini, media sosial sangat dibutuhkan oleh banyak kalangan masyarakat. Begitu juga santri, sejatinya dapat beradaptasi terhadap perubahan. Memanfaatkan teknologi dan media sosial dengan baik. Serta memiliki aturan dan adab tersendiri agar pemanfaatan media sosial dan teknologi dapat terlaksana dengan tepat”, ujar Rifqil Muslim, yang akrab dipanggil Gus Rifqil itu.

“Santri adalah calon pemimpin di masa depan. Sehingga harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Ketua panitia webinar, Muhamad Dhiyaulhaq, berharap acara ini dapat menyadarkan masyarakat tentang pentingnya moralitas dalam media sosial.

“Semoga masyarakat awam tahu betapa pentingnya menegakkan prinsip berakhlak, beretika, dan bermoral dalam mengarungi dunia maya,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button