Kabar IndonesiaRagam Bangsa

Waspada Gempa Bumi! Cermati Langkah Mitigasi

ENERGIBANGSA.ID – Pagi ini, Selasa (16/7/2019), gempa bumi kembali mengguncang wilayah Indonesia, tepatnya di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Informasi tersebut diungkapkan langsung oleh Rahmat Triyono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG melalui siaran pers untuk masyarakat.

Gempa berkekuatan magnitudo 5,8 ini terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Autralia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia. Meski begitu, dilansir dari kompas, gempa yang berpusat di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali ini diprediksi tidak menimbulkan tsunami. Hingga kini, belum terdapat laporan dari masyarakat atau pihak terkait mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa bumi ini.

Mengingat Indonesia menjadi negara yang rawan terjadi bencana utamanya gempa bumi, ada baiknya kita selalu mengetahui dan mencermati cara mitigasi. Hal ini dikarenakan bencana dapat terjadi kapan saja tanpa terencana, sehingga perlu kewaspadaan dari kita sendiri.

Untuk Sobat Energi, berikut adalah beberapa cara mitigasi gempa bumi dari Tim Energi Bangsa yang patut kalian pahami sejak dini ter

Sebelum Gempa

Sebelum gempa terjadi, Sobat Energi perlu mengetahui dengan detail setiap sudut tempat yang sedang dihuni. Baik itu di rumah, di kantor, di pusat perbelanjaan, dan lain-lain. Cari tahu di mana letak pintu keluar, letak tangga darurat, dan atur perabotan yang rawan runtuh dengan cermat. Hal ini berfungsi untuk meminimalkan risiko kecelakaan ketika lempeng bumi mengalami pergeseran.

Selain itu, belajarlah cara menggunakan alat pemadam kebakaran, selalu pastikan tabung gas, kompor, air, dan listrik dalam keadaan mati apabila tidak digunakan. Tak lupa, siapkan juga kotak obat P3K sebagai antisipasi jika mengalami luka-luka

Saat Gempa

Gempa bumi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Pada saat itu, bisa jadi kita sedang berada di dalam ruangan atau pun di luar ruangan, sehingga perlu diketahui cara mitigasi yang tepat.

Jika Sobat Energi berada di dalam ruangan saat terjadinya gempa, segera lindungi kepala dari benda-benda yang mudah jatuh dan membahayakan keselamatan. Jika memungkinkan, cobalah keluar dari gedung, namun apabila tidak bisa, cobalah berlindung dengan bersembunyi di bawah meja.

Berlindunglah di bawah meja saat terjadi gempa di dalam ruangan (Foto: Wow Menariknya)

Kemudian jika gempa bumi terjadi ketika Sobat Energi berada di luar ruangan atau area terbuka, segeralah menjauhi gedung, tiang listrik, dan pohon karena dikhawatirkan dapat roboh. Selain itu, perhatikan juga tempat yang Sobat Energi pijak, apakah terdapat rekahan tanah atau tidak.

Jika Sobat Energi sedang mengendarai mobil saat terjadi gempa, baiknya segera keluar dari mobil. Jangan paksa mobil untuk melaju dan menerobos kerumunan massa yang ada. Menjauhlah sementara dari mobil hingga gempa selesai, karena dikhawatirkan mobil dapat meledak dan terbakar saat terjadinya gempa.

Selanjutnya jika gempa terjadi di daerah pegunungan, hindarilah titik-titik yang kemungkinan akan lonsor. Sementara untuk wilayah pantai lekaslah menjauh dari lokasi dan menuju tempat yang tinggi untuk menghindari terjadinya tsunami.

Sesudah Gempa

Ketika guncangan gempa bumi dirasa sudah benar selesai dan Sobat Energi masih di dalam ruangan, maka segera keluar dari bangunan dengan tertib dan jangan panik. Jangan gunakan lift, lebih baik menggunakan tangga darurat. Untuk sementara tetaplah di luar ruangan untuk sementara waktu untuk menghindari terjadinya gempa susulan.

Keluar gedung menggunakan tangga darurat dengan tertib (Foto: Valandstories)

Setelah benar-benar dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang, maka periksalah benda-benda yang berpotensi mengakibatkan kebakaran. Tak lupa, carilah pertolongan apabila mengalami luka-luka akibat gempa.

Setelah membaca dan memahami cara mitigasi ini, semoga Sobat Energi lebih teredukasi, ya. Yang terpenting saat terjadi gempa jangan mudah panik dan selalu berdoa memohon keselamatan pada Tuhan.

Related Articles

Back to top button