fbpx
Kabar Daerah

Warga Asal Kendal Turut Jadi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air, Keluarga: Pasrah!

KENDAL energibangsa.id—Kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute penerbangan Jakarta–Pontianak di Kepulauan Seribu, membawa kabar duka bagi keluarga penumpang pesawat.

Tak terkecuali keluarga Sa’dah di Desa Taman Gede, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal. Atas kejadian jatuhnya Sriwijaya Air, ia kehilangan anaknya, Kolisun.

Kolisun merupakan salah satu dari 62 penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Saat ditemui di kediamannya di Desa Taman Gede RT 05 RW 01, Kecamatan Gemuh Kab Kendal, Sa’dah mengaku baru mengetahui Kolisun turut menjadi korban setelah ditelepon menantunya yang berada di Sambas, Kalimantan Barat.

15 tahun tinggal di Sambas

“Kolisun sudah 15 tahun bersama istri dan anaknya. Menetap di Desa Semparuk, Sembangkau RT 39 RW 12 Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, “ ungkap Sa’dah.

Keluarga, kata Sa’adah, menginginkan Kolisun dimakamkan di Desa Tamangede Kecamatan Gemuh. Meski nantinya, kondisi jenazah sudah tak lagi utuh akibat pesawatnya meledak.

Seperti diketahui, anak sulung Kolisun juga turut menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Atas kejadian itu, dirinya hanya bisa berserah diri kepada Allah.

 “Pasrah, kami hanya bisa menyimpan kesedihan. Berserah diri, pasrah”, tutupnya. (Rendika SPB/ USM.)

Related Articles

Back to top button