fbpx
Kabar Indonesia

Walikota Semarang Kembangkan Potensi Destinasi Wisata Kampung Arab di Semarang

ENERGIBANGSA.ID – Banyak masyarakat yang tertarik mengunjungi Kota Semarang karena memiliki pilihan berbagai destinasi wisata yang membuat kenangan manis tersendiri untuk selalu dikenang dan diceritakan kepada orang lain.

Destinasi wisata yang sering dikunjungi kalau tidak lawang sewu pasti kota lama Semarang, namun tanpa disadari di dekat situ ada tempat bersejarah yang jarang diketahui oleh wisatawan padahal sangat meninggalkan pesan dan kesan yang menarik.

Apalagi Kota Semarang memiliki kampung-kampung yang memiliki keunikan masing-masing seperti kampung pelangi, kampung parfum, dan masih banyak yang lainnya. Tetapi tahukah Sobat Energi ? bahwa disekian banyak daerah di Semarang, ada yang namanya Kampung Arab.

Apakah Sobat Energi tahu bahwa Kampung Arab ditetapkan sebagai cagar budaya bertaraf nasional pada tahun 2019.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi ingin mengembangkan Kampung Arab sebagai salah satu tempat destinasi wisata yang wajib dikunjungi jika berkunjung ke Kota Lumpia. Karena ada satu yang menjadi keunikan dari kampung tersebut yakni ada Masjid Layur, yang merupakan bangunan kuno masjid tertua di Kota Semarang dan tertua kedua di Indonesia. Bisa dibayangkan bagaimana pelajaran yang bisa diambil dari sejarah berdirinya yang bisa disebut dengan Masjid Menara ini.

Bangunan pada Masjid Layur masih berdiri kokoh seperti aslinya, namun ada sedikit perbaikan seperti pergantian atap, menambahkan ruang untuk yang mengelola. Sobat Energi dipermudah dalam menuju kampung arab, rutenya sangat mudah dijangkau dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk menemukannya.

Dimulai dengan perbaikan di beberapa kawasan masjid dan pascarevitalisasi Kota Lama yang dilakukan secara bertahap, rencananya sesuai finishing pada tahun 2020 bekerjasama dengan Menteri PUPR. Sehingga Kampung Arab menjadi cantik untuk mengembangkan potensi sejarah dan budaya yang perlu dirawat dan dilindungi supaya di masa yang akan datang bangunan akan bisa diperlihatkan kepada anak cucu kita.

Dilansir dari detiknews.com Hendi mengatakan bahwa mengembangkan kampung tematik bukan sebagai ajang dalam seremoni melainkan dapat dipromosikan sebagai tempat destinasi wisata sehingga wisatawan mengetahui bahwa di Semarang tidak hanya memiliki tempat wisata yang itu-itu saja tetapi masih banyak tempat lain sehingga tidak cepat membosankan.

Bahkan di Dadapsari ada kampung Manuk yang perlu dikembangkan karena sebagai besar masyarakat memelihara burung yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi perekonomian dan mempermudah masyarakat lain yang ingin mencari burung apalagi ditambah kondisi lingkungan yang jauh lebih baik kemudian perlu adanya menjaga kebersihan dan kesehatan.

Ternyata masih banyak destinasi wisata yang jarang diketahui di Kota Semarang, Apakah Sobat Energi tertarik untuk mengunjungi Kampung Arab? Atau apakah ada tempat wisata di kota kalian yang jarang diketahui namun wajib untuk dikunjungi? Komen jangan lupa.

Related Articles

Back to top button