Kesehatan

Virus Corona Bisa Bertahan 4 Minggu di Uang Kertas? Simak Fakta Lainnya

SEMARANG, energibangsa.id — Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan menunjukkan bahwa virus corona, SARS CoV-2 ditemukan bisa bertahan selama 4 minggu pada uang kertas.

Mengutip Bloomberg, Senin (12/10), para ilmuwan di Pusat Kesiapsiagaan Penyakit Australia menemukan bahwa ternyata virus corona baru ini sangat kuat.

Tak hanya di uang kertas, selama berminggu-minggu virus dapat bertahan dalam permukaan kaca dan benda umum lainnya.

Ilmuwan mengamati risiko dari uang kertas, perangkat layar sentuh, pegangan pintu dan bahan lainnya di laboratorium biosekuriti terbaik di Australia. Hasilnya menunjukkan bahwa kelangsungan hidup virus di permukaan menurun menjadi kurang dari sehari pada suhu 40 derajat Celcius.

“Hasil (studi) kami menunjukkan bahwa virus SARS-CoV-2 dapat tetap menular di permukaan untuk jangka waktu yang lama,” ujar wakil direktur Pusat Kesiapsiagaan Penyakit Australia, Debble Eagles.

Penemuan ini menjadi bukti bahwa virus penyebab Covid-19 ini dapat bertahan lama dalam cuaca dingin.

Berdasarkan temuan studi tersebut, Eagles menambahkan, semakin memperkuat dan mempertegas pentingnya penerapan protokol kesehatan yang benar, seperti mencuci tangan dan membersihkan permukaan benda secara teratur.

Metode penelitian

Ilmuwan menggunakan virus corona yang dikeringkan dalam lendir buatan yang kemudian dipaparkan ke permukaan yang berbeda.

Selain itu, metode penelitian lainnya yang dilakukan dalam keadaan gelap untuk menghilangkan efek sinar ultraviolet. Sebab, menurut penelitian menunjukkan bahwa sinar matahari langsung dengan cepat membunuh virus SARS-CoV-2.

Berikut ini hasil penelitian waktu yang dibutuhkan dengan suhu yang berbeda untuk mereduksi jumlah virus hingga 50 persen.

1. Permukaan stainless steel

–    Suhu 20 derajat Celcius : 5,96 hari

–    Suhu 30 derajat Celcius : 1,74 hari

–    Suhu 40 derajat Celcius : 4,86 jam

2. Permukaan polimer

–    Suhu 20 derajat Celcius : 6,85 hari

–    Suhu 30 derajat Celcius : 2,04 hari

–    Suhu 40 derajat Celcius : 4,78 jam

3. Permukaan kertas

–    Suhu 20 derajat Celcius : 9,13 hari

–    Suhu 30 derajat Celcius : 4,32 hari

–    Suhu 40 derajat Celcius : 5,39 hari

4. Permukaan kaca

–    Suhu 20 derajat Celcius : 6,32 hari

–    Suhu 30 derajat Celcius : 1,45 hari

–    Suhu 40 derajat Celcius : 6,55 jam

5. Permukaan kapas atau kain

–    Suhu 20 derajat Celcius : 5,57 hari

–    Suhu 30 derajat Celcius : 1,65 hari

–    Suhu 40 derajat Celcius : non recovered

6. Permukaan vinyl (karet sintetis)

–    Suhu 20 derajat Celcius : 6,43 hari

–    Suhu 30 derajat Celcius : 1,4 hari

–    Suhu 40 derajat Celcius : 9,9 jam

Menurut Eagles, meskipun permukaan benda berperan dalam transmisi, tingkat kontak permukaan dan jumlah virus yang bisa menginfeksi masih perlu ditentukan.

Risiko transmisi corona

Virus corona ternyata begitu kuat dan dapat bertahan selama 28 hari pada permukaan halus, seperti kaca pada layar ponsel, layar mesin ATM bank, mesin kasir supermarket, dan kios check-in bandara.

Peneliti mengatakan tempat tersebut memiliki risiko penularan virus SARS-CoV-2 tertinggi karena sering disentuh dan tidak dibersihkan secara teratur.

Selain itu, para peneliti juga menekankan bahwa waktu bertahan hidup virus ini pada permukaan uang kertas lebih lama dibanding virus flu musiman yang hanya 17 hari.

Beberapa negara seperti China, Amerika Serikat, dan Korea Selatan telah mendekontaminasi uang kertasnya untuk menekan potensi transmisi virus.

“Penelitian ini juga dapat membantu menjelaskan persistensi nyata tentang penyebaran virus corona di lingkungan yang sejuk. Seperti fasilitas pemrosesan daging dan bagaimana kita bisa mengatasi risiko itu dengan baik,” jelas direktur Pusat Kesiapsiagaan Penyakit Australia, Trevor Drew.

(Annisaa/EB).

Related Articles

Back to top button