Viral
Keluaga Nunung yang memiliki balit kembar albino di wonogiri viral di media sosial. (sumber: Makassar terkini)
DaerahKabar Indonesia

Viral! Orang Jawa Lahirkan Anak Bule di Wonogiri

0

ENERGIBANGSA.ID (Wonogiri) – Tahukah sobat energi ternyata beberapa hari belakangan viral orang jawa melahirkan dua balita perempuan mirip bule di Wonogiri lho!

Ya, tepatnya di Dusun Gadungan, Desa Ngambanan, Selogiri, Kabupaten Wonogiri, yang masing-masing bernama Nadya Nur Azzahra dan Nadira Nur Ainiyah.

Dua balita kembar ini merupakan pasangan suami istri dari Nunung Kristanto (43) dan Suratmi (36). Mereka tak menyangka akan dianugerahi oleh Tuhan dua anak perempuan kembar albino yang sekarang  menjadi viral di media sosial.

Baca Juga : Senangnya! Di Wonogiri, Ganjar Berikan Bantuan Pasang Listrik Gratis

Kendati demikian, kedua anak kembar albino itu ternyata tidak lahir di Wonogiri, melainkan di Banten. Kini dua bocah lucu nan menggemaskan tersebut telah menginjak usia 3,5 tahun.

Awalnya sebelum peristiwan ini heboh, keluarga Nunung tinggal di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kemudian baru beberapa bulan yang lalu, kurang lebih sekitar dua bulan, mereka memutuskan untuk pulang ke kampong halaman, Wonogiri.

Sejak itulah buah hatinya tiba-tiba menjadi perhatian warga sekitar dan viral di media sosial.

“Sewaktu tinggal di Banten nggak seheboh ini. Di sini kadang niatnya mau jalan-jalan malah nggak bisa karena orang kadang minta foto,” terangnya.

Bahkan saking viralnya, suratmi menceritakan bahwa beberapa hari yang lalu, ada seorang warga klaten yang sengaja mampir ke kediamannya di Wonogiri, untuk sekedar melihat kondisi Nadya dan Nadira.

Keluarga Nunung sendiri diketahui memiliki tiga orang anak. Anak perempuan pertama pasangan ini, Nabila Siti Nur Cahyani, sekarang duduk di  bangku kelas 1 SMP. Anak sulung itu terlahir normal.

Baca Juga : Beginilah Kisah Misteri Hantu Wewe Gombel di Semarang

Sedangkan untuk anak kedua mereka adalah anak kembar albino yang kini menjadi perbincangan.

Suratmi, Ibu balita albino itu menceritakan bahwa Nadya dan Nadira lahir melalui proses persalinan Caesar. Ia pun tak menyangkan bahwa putri kembarnya ini akan terlahir dengan rambut putih.

“Tapi saya sempat ketakutan, nanti waktu besar bagaimana, kan berbeda,” katanya,” terangnya di kediamannya, Kamis (3/9) kemarin

Lantaran terlahir dalam kondisi demikian, pasangan ini ketat menjaga dua buah hatinya supaya tidak terkena sinar matahari.  Kulit Nadya dan Nadira memang sensitif terhadap sinar matahari.

“Jadi ngajak jalan-jalan pas redup. Saat diajak jalan-jalan warga jadi penasaran, kok seperti bule,” ucap Suratmi dikutip tim energibangsa.id dari tribunnews.com

Meski terlahir sebagai anak albino, Nadya dan Nadira tak bedanya dari bocah lain pada umumnya, Mereka disebut kerap berebut benda atau mainan milik mereka.

Suratmi mengungkapkan, Nadia selaku sang kakak cenderung mengalah apabila berebut mainan dengan adiknya, Nadira.

Potret Nadya dan Nadira anak kembar albino dari keluarga Nunung di Wonogiri. Kini mereka berdua tengah viral di media sosial. (sumber: indozone)

Sementara itu dalam kaca mata dunia medis sendiri peristiwa anak albino bukanlah hal yang baru. Albino merupakan kelainan yang disebabkan tidak adanya zat warna (pigmen) yang disebut zat melanin.

Pigmen melanin berfungsi untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Tidak adanya pigmen kulit membuat penderita lebih rentan terserang kanker kulit.

Tidak hanya itu Kulit juga mudah melepuh dampak terkena sinar matahari. Gen penyebab kelainan ini bersifat resesif (gen a).

Pada orang yang menderita kelainan albino memiliki genotip homozigot resesif (aa).  Sementara orang yang normal memiliki genotip homozigot (AA). Ciri albino adalah tubuhnya putih, termasuk rambut.

Di Indonesia sendiri, diketahui, memiliki kampong albino yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barata (Jabar) yang bernama Ciburay. Disana dihuni sejumlah penduduk yang memiliki kondisi albino.

Seperti yang diberitakan detik.com, Suryana (35) juru pelihara situs Ciburay, mengungkapkan manusia albino yang ada di kampungnya merupakan keturunan Sunda-Walanda (Sunda-belanda) yang dulu hidup di Ciburay.

Salah satunya Siti (27) yang memiliki seorang anak albino. Ketika dirinya tahu anak yang dilahirkan albino, dia tidak kaget dan menganggap sebagai bagian dari sejarah kampungnya. (Gilban/EB)

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Ini Keberhasilan Pemerintah 6 Bulan Hadapi Corona

Previous article

Jadi Korban Kejahatan Siber Ransomware, Simak Saran Pakar

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Daerah