fbpx
Daerah

Viral Dentuman Misterius di Jakarta, Ternyata Ini Penyebabnya

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta) – Warga Jakarta Selatan dan seagian Jakarta Timur mendengar suara dentuman misterius malam tadi (20/9). Saking hebohnya, tagar dentuman ini menjadi trending topik warga Twitter.

Asal suara dentuman sampai saat ini masih belum diketahui, namun BMKG mencatat sejumlah peristiwa sambaran petir menyertai terdengarnya dentuman.

Dalam keterangan Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyebutkan netizen di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur melaporkan dentuman terdengar antara pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB. Pada rentang waktu itu, lightning detector BMKG mencatat ada petir di sekitar Gunung Salak, Bogor.

Daryono menegaskan BMKG enggan berspekulasi soal asal dentuman misterius di Jakarta. Namun berikut ini adalah hasil monitoring awal BMKG terkait dentuman di Jakarta semalam:

1. Gempa dengan kedalaman sangat dangkal memang dapat menimbulkan suara dentuman, namun demikian saat warga melaporkan suara dentuman malam ini, BMKG tidak mencatat adanya aktivitas seismik di Jakarta dan sekitarnya.

2. Hasil monitoring BMKG menggunakan sensor gempa yang terpasang dekat Jakarta, yaitu di Citeko, Bogor, dan Pondok Aren, Tangerang Selatan, menunjukkan bahwa tidak ada catatan aktivitas gempa yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya antara pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB.

3. Namun demikian, hasil monitoring petir oleh BMKG menggunakan peralatan lightning detector menunjukkan adanya beberapa aktivitas petir yang terjadi di sekitar Gunung Salak Bogor antara pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB.

4. BMKG tidak ingin berspekulasi terkait sumber suara dentuman yang terdengar di Jakarta Selatan dan sebagian Jakarta Timur. Namun demikian, acuan kami adalah data hasil monitoring peralatan kami yang menunjukkan bahwa memang ada beberapa aktivitas petir yang terjadi saat rentang waktu terdengarnya suara dentuman yang dilaporkan oleh warga. Sehingga suara dentuman malam ini tidak bersumber dari gempa bumi, tetapi ada dugaan bahwa suara tersebut bersumber dari petir. (Sasa/EB/detik).

Related Articles

Back to top button