BELAJAR
Essai

Upgrade Yourself !

0

ENERGIBANGSA.ID – Ilustrasi cerita : Panggil saja Naruto, seorang alumni SMK Jurusan Animasi yang saat ini masih nganggor hampir 5 bulan. Ketika ada lowongan pekerjaan selalu berkata “alah gajinya berapa?”

Kalau ada info pelatihan kerja yang sekalian ditempatkan kerja selalu saja berkata “alah aku butuhnya kerja kok enggak pelatihan”. Gitu terus Sampek dunia pagi, siang dan malam. Begitu pula dengan Tanjiro, seorang lulusan univertias negeri dengan IPK 4.9 yang merupakan guru bahasa inggris sebuah sekolah negeri yang selalu saja malas untuk teroooos belajar.

Kalau ada info pelatihan lanjutan media eduasi bahasa inggris atau pelatihan guru bahasa inggris langsung saja nyeletuk “halah aku kan lulusan terbaik bahasa inggris ngapain belajar lagi? Ilmunya pas kuliah kan udah cukup”.

Bahkan Mbak Nezuko yang merupakan dosen lulusan S2 ini tetap saja malas untuk mengembangkan diri karena ia berangapan jika udah jadi dosen PNS, semuanya udah berakhir dan semua sudah tercapai. Lain halnya dengan Ishigami Senku seorang dosen ilmu fisika yang terus saja ikut diklat sana sini, nimbrung komunitas sains dimanapun hingga terus mengupgrade ilmunya sesuai perkembangan jaman, al hasil Ishigami Senku ini terus update ilmunya, ilmunya juga berkembanga dan bermanfaat.

Ada juga Mas Kinro seorang satpam alumni SMK jurusan pemasaran, meski sekarang ia seorang satpam, Mas Kinro tetap saja belajar untuk mengembangkan ilmunya, ikut pelatihan, komunitas dan lain-lain, al hasil Mas Kinro selalu punya penemuan baru di bidang pemasaran selain pekerjaannya sebagai seorang satpam dan admin web terkenal.

Beberapa uraian diatas adalah tentang “Jangan berhenti belajar”. Mengapa kok jangan berhenti belajar? Apakah ilmu kita enggak cukup? Masak tiap hari harus belajar? kan harus ke sekolah gitu?

Santaeee woyyyyy ga usah ngegas!

Jangan berhenti belajar? Mengapa? Pada dasarnya manusia setiap harinya bahkan setiap jamnya menemukan sebuah masalah, manusia juga memiliki perkembangan pemikiran dari waktu ke waktu.

Dari abad pertengahan hingga era milenial seperti ini manusia juga memiliki perkembangan pola pikir, mengalami perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi. Dari era manusia bekerja dengan otot, hingga era manusia dibantu oleh teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dari situlah kita memang harus banyak belajar tentang hal yang kita tekuni. Belajar tentang cara agar mampu memenuhi kebutuhan hidup, belajar tentang pengembangan diri dan juga belajar bagaimana harus menemukan suatu hal yang bermanfaat bagi umat manusia.

Ilmu di sekolah atau kuliah cukup? Menurut saya pribadi, ilmu yang ada di sekolah atau kuliah itu hasil dari pengamatan sehari-hari manusia yang dibukukan, kemudian dipelajari lagi oleh akademisi dan dijadikan dalam suatu kurikulum. Dari hal tersebut kita paham bahwa ilmu yang ada di sekolah/kuliah ya enggak cukup donk jika enggak dikembangkan sendiri? Terus sekolah buat apa kalau gitu? (mungkin tentang ini bisa dibahas pada pembahasan yang lain hehhehee).

Kita bisa kok belajar dimanapun, dengan siapa saja dan kapan saja. Belajar pengembangan diri atau apapun. Jangan berhentu belajar, agar kita mampu berfikir lebih jernih, mampu menghargai satu sama lain dan tentunya tidak terkurung dalam “kebodohan” kita sendiri.

Tiap waktu manusia selalu memiliki pemikiran yang berkembang, manusia juga selalu saja ingin mencoba bagaimana inovasi dalam hidup baik untuk diri sendiri atau orang lain. Maka dari itu teruslah belajar, teruslah mengembangkan diri! Ra usah manja!

*Ary Senpai. Salah 1 author sekolah membunuhmu-penulis Maaf Aku Bukan PNS-Graphic Designer-Penggiat pendidikan milenial)

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Terabas Hujan dan Panas, Ganjar Keliling Cek Tempat Karantina di Desa dan Bagi Sembako

Previous article

Multazam Ahmad Sebut Jusuf Kalla Akan Hadir di MAJT

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Essai