Kabar IndonesiaKesehatanRagam Bangsa

Untuk Kotoran, Berikut Bahaya Plastik Hitam Bila Digunakan Sebagai Bungkus Makanan

ENERGIBANGSA.ID Sebagaimana diketahui, biasanya dalam membungkus daging kurban saat Idul Adha, panitia kurban menggunakan kantong plastik kresek berwarna hitam.

Namun pada tahun ini menjelang Hari Raya tersebut, mulai marak imbauan untuk memanfaatkan plastik ramah lingkungan untuk membungkus daging kurban.

Hal ini tak lepas dari penilaian kantong plastik hitam yang dianggap berbahaya sebagai bahan pembungkus makanan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), bedasarkan informasi yang diperoleh tim energibangsa.id, sejak tahun 2009, telah merilis peringatan publik tentang bahaya penggunaan kantong plastik kresek berwana hitam.

Lalu bahaya apa yang ditimbulkan dari kantong plastik hitam sebagai pembungkus makanan?

Tim energibangsa.id akan mencoba mengulik dan menelesurinya yang dirangkum dari beberapa sumber untuk para sobat energi. Dan berikut adalah hasilnya;

Dra Indriaty Tubagus Apt, M.kes, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang mengungkapkan bahwa hampir semua kantong kresek yang berwarna hitam mengandung zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan.

Kantong plastik kresek hitam merupakan hasil dari proses daur ulang plastik bekas pakai yang mengandung zat karsinogen dan zat kimia lainnya yang berbahaya bagi kesehatan.

Dalam proses pembuatannya, kantong plastik daur ulang ini dipanaskan pada suhu tertentu hingga meleleh dan ditambahi zat kimia lainnya.

Bahan pembuatan kantong plastik hitam ini sendiri berasal dari Polivinil Klorida (PVC) yang telah ditambahkan penstabil timbah dan timah putih, residu, cadmium serta bahan kimia lainnya yang tidak lumrah jika masuk ke dalam tubuh.

Kantong plastik hitam sebenarnya lebih diperuntukan sebagai tempat sampah atau tempat dimana kita bisa membuang kotoran atau pembalut dan pampers bayi.

Fungsi utama dari kantong plastik ini sendiri lebih sebagai tempat benda-benda yang kotor bukan pembungkus makanan.

Bedasarkan hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), kantong plastik kresek berwarna seperti hitam sangat berbahaya bagi kesehatan jika digunakan untuk mewadahi makanan.

Makanan yang ditempatkan atau dibungkus dalam kantong plastik hitam beresiko terkontaminasi banyak bahan berbahaya yang terkadung dalam kantok plastik tersebut.

Apabila kita membawa makanan dengan kandungan vitamin C, berminyak, dan juga berlemak, zat-zat kimia berbahaya tersebut akan terurai dan bisa menempel pada makanan yang akan kita konsumsi.

Beberapa pakar kesehatan memberitahukan jika kita sering memakan makanan yang ditempatkan pada kantong plastik hitam, akan beresiko mendapatkan penyakir berbahaya.

Penyakit-penyakit itu meliputi pembengkakan organ hati, hepatitis, hingga permasalahan pada sistem saraf.

Lebih lanjut, Dra Indriaty  menambahkan, bagi orang yang sering memakan makanan yang bersentuhan dengan kantong plastik hitam terancam beresiko terkena penyakit kanker yang mematikan.

Husnuah Rubiana Thamrin, Kepala Badan POM menyarankan untuk itu sebaiknya masyarakat menggunakan kantong plastik yang tidak berwarna atau bening.

Namun bila tidak ada pilihan, dirinya menuturkan, jangan mewadahi langsung makanan di kantong plastik daur ulang tersebut, alangkah baik diberi alas didalamnya terlebih dahulu.

Nah sobat energi, melihat bahaya yang ditimbulkan kantong plastik berwarna hitam alangkah baiknya kita menjauhi membungkus makanan dengan plastik tersebut.

Seperti yang diungkapkan diatas fungsi utama kantong plastik hitam bukanlah sebagai pembungkus makanan melainkan pembungkus benda-benda lainya dan kotoran.

Demi kesehatan sobat energi, mulai sekarang yuk kurangi mewadahi makanan dengan kantong plastik hitam. Terutama saat Idul Adha nanti ya…

Related Articles

Back to top button