fbpx
Kabar DaerahPendidikan

UIN Walisongo Semarang Resmikan 8 Gedung Baru Hasil Project IsDB

SEMARANG, energibangsa.id – Kabar gembira bagi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, akhirnya meresmikan delapan gedung baru dan diresmikan langsung oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, yang diwakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag, Nizar Ali Hari Rabu (20/1/2021).

Delapan gedung baru ini adalah hasil dari dari Program The Support to Development of the Islamic Higher Education Project, sebuah mega proyek pengembangan Pendidikan tinggi Islam dari Islamic Development Bank (IsDB).

Difasilitasi dengan lahan seluas 26.400 meter persegi, fasilitas Laboratorium, Planetarium, Observatorium, Perpustakaan, dan infrastruktur Teknologi Informasi, semuanya akan siap digunakan mulai tahun 2021 ini.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr.Imam Taufiq, M.Ag, menyampaikan bahwa program dari IsDB ini dikonsep untuk memperkuat visi UIN Walisongo Semarang menuju Universitas Islam Riset Terdepan Berbasis pada Kesatuan Ilmu Pengetahuan untuk Kemanusiaan dan Peradaban pada Tahun 2038.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada IsDB, Bappenas, Kemenag dan seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut karena telah meningkatkan mutu akademik dari UIN sendiri.

Menjadi Role Model

Secara virtual, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan sekaligus meresmikan launching delapan gedung baru tersebut. Gus Tutut, sapaannya, menyampaikan harapan besar mengenai pengembangan UIN Walisongo Semarang ke depan.

Dikatakannya, dengan adanya fasilitas baru ini, UIN Walisongo berpotensi menjadi salah satu role model perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Agama.

“Dengan adanya gedung baru ini, saya berharap UIN Walisongo Semarang dapat menjadi tempat terbaik untuk melakukan kolaborasi dan sinergis serta tampil menjadi Perguruan Tinggi modern dan model PTKIN lain di Indonesia,” harapnya.

Melansir dari Tribunnews, Sekjen Kemenag RI, Nizar Ali menambahkan, dengan SDM dimiliki, dengan fasilitas dan infrastruktur yang memadai dan didukung lingkungan yang baik, dirinya yakin ke depan UIN Walisongo bisa bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

Menurutnya, dengan kondisi UIN Walisongo sekarang yang infrastrukturnya sudah berkembang jauh, maka tentunya akan berdampak pada kelancaran proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan.

“Kalau ruang tidak mencukupi, tentu akan sangat mengganggu. Tapi kalau infrastrukturnya bagus, sarana dan prasarana lengkap, tentu membawa dampak pada peningkatan mutu,” ujarnya.

Proyek pembangunan delapan gedung UIN Walisongo tersebut menjadi bagian penting dari sebuah upaya untuk mengembangkan SDM yang dimulai dari peningkatan akses pendidikan. Dengan akhirnya
Gedung yang representatif, daya tampung yang besar, tentu akan membawa peningkatan jumlah mahasiswa dan jumlah dosen.

“Berbicara peningkatan mutu, maka jelas mengacu pada akreditasi. Kami bersyukur UIN Walisongo ini sudah maju pesat dengan mendapat akreditas A pada 38 Prodinya, institusi juga A,” tambahnya.

Tantangan UIN Di Masa Depan

Meski demikian, Nizar Ali meminta UIN Walisongo tak berpuas diri. Ke depan, katanya, tantangannya lebih besar, saingan lebih banyak. Sehingga, UIN Walisongo harus terus maju dengan terus meningkatkan berbagai terobosan dan inovasi.

“Berdasarkan roadmap Dirjen Pendis, perguruan tinggi keagamaan islam harus memiliki daya saing internasional. Paling tidak, UIN Walisongo bisa menyaingi kampus umum di sekitarnya,” harapnya.

Sementara, Head of the IsDB Regional Hub Indonesia, Mr. Salah Jelassi menyampaikan, selamat atas peresmian delapan gedung baru UIN Walisongo. Ia berharap agar operasionalisasi fasilitas baru dapat berdampak besar pada pembangunan Human Index di Indonesia, terutama di perguruan tinggi Islam.

“Pengembangan pendidikan di Perguruan tinggi Islam terus kami dorong untuk dapat menyumbang kontribusi besar dalam peningkatan Human Index. Semoga peningkatan ekonomi dan lingkungan sosial dapat terus mengalami peningkatan berkelanjutan sejalan dengan kemajuan perguruan tinggi Islam,” katanya secara virtual. (Ozan/EB)

Related Articles

Back to top button