fbpx
Kabar Indonesia

Uang Pecahan Rp75.000 Tidak Sah?Hoax, Ini yang Benar

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Uang pecahan Rp75.000 memang sungguh fenomenal. Setelah tuduhan baju China pada gambarnya, kini muncul kabar heboh di media sosial bahwa uang yang dicetak 75 juta lembar tersebut tidak sah menjadi alat tukar.

Tampilan uang pecahan Rp75.000

”Informasi sahih bahwa “Uang Baru” dengan nilai Rp 75.000 itu bukan dimaksudkan sebagai Alat Penukar, melainkan semacam Merchandise saja, atau uang kenang-kenangan, untuk memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang ke-75 tahun.” Begitu penggalan narasi yang ditulis akun Facebook Syaiful Bahri (bit.ly/BukanAlatTukar) sebagaimana dikutip dari Jawapos, Jumat (21/8).

Informasi yang dilengkapi meme bernuansa olok-olok terhadap Presiden Jokowi itu juga menyebut status nominal uang tersebut tidak jelas. Sebab, tidak ada dalam nomenklatur Rupiah Indonesia yang angka nolnya ditulis lebih kecil. Berbeda dengan tampilan nol dari uang lainnya.

Kata Bank Indonesia, Sah !

Bank Indonesia telah menyatakan secara resmi dan tertulis bahwa uang pecahan tersebut sah sebagai alat pembayaran.

Sebagaimana dijelaskan di situs resmi Bank Indonesia, penerbitan dan pengedaran Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) Ke-75 Tahun Republik Indonesia itu sebagai tanda berlakunya uang Rp 75.000. Uang tersebut juga sah sebagai alat pembayaran atau legal tender. Sekaligus juga sebagai uang peringatan atau commemorative notes.

Pernyataan itu resmi disampaikan Bank Indonesia pada Senin lalu (17/8). Artinya, uang Rp 75.000 itu tetap dapat menjadi alat tukar dan diproduksi tidak semata-mata untuk kebutuhan merchandise. Sah, ya? (dd/EB)

Related Articles

Back to top button