fbpx
Ekonomi & BisnisKabar IndonesiaNasionalTeknologi

Tokopedia dan Traveloka Garap Aplikasi Umrah Digital, Bagaimana Nasib Agen Travel?

ENERGIBANGSA.ID – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan bahwa akan ada kerjasama dalam bidang umrah dengan Pemerintah Arab Saudi.

Menggandeng Tokopedia dan Traveloka, kedua perusahaan e-commerce ini akan ikut serta dalam kerja sama tersebut dengan penggarapan aplikasi umrah digital.

[Baca juga : Arab Saudi Gandeng Indonesia Soal Digitalisasi]

Rudiantara merumuskan aplikasi ini nantinya memiliki satu sistem yang terintegrasi mulai dari keuangan, pemesanan tiket, akomodasi, hingga pengiriman air zam-zam.

“Jadi jamaah umrah hanya tinggal bawa tas kecil dan baju ganti. Barang akan dihantar sampai di rumah,” jelas Rudiantara dikutip dari CNBC.

Ide ini bermula setelah melihat tingginya jumlah warga Indonesia yang melakukan perjalanan umrah setiap tahunnya.

[Baca juga : Bidik Pasar Halal, BSM dan Tokopedia Kembangkan E-commerce Syariah]

Energi Bangsa mendapatkan data dari 10 juta kapasitas yang tersedia untuk jamaah umrah, 10 persen pemakai kuotanya berasal dari Indonesia. Peluang ini nampak semakin cantik dilihat karena Pemerintah Arab Saudi akan menambah kapasitas umrah hingga 40 juta orang pada 2030.

Senada dengan Rudiantara, Pemerintah Arab Saudi menyambut positif penciptaan aplikasi umrah ini. Diketahui saat ini negara yang dipimpin oleh Raja Salman itu juga sedang giat-giatnya mengembangkan perekonomian digital.

Aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan calon jamaah dari berbagai sisi. Namun, bagaimana nasib agen travel?

Selama ini proses persiapan keberangkatan, perjalanan, hingga akomodasi merupakan ranah dari agen travel umrah. Namun setelah aplikasi umrah digital dirilis nampaknya bisnis ini akan sedikit terusik.

Hal ini karena segala persiapan ibadah umrah dapat diakses dalam satu langkah melalui gawai yang dimiliki oleh calon jamaah.

Meski belum dijelaskan secara rinci cara kerja dari sistem ini, tapi kemudahan layanan digital ini pasti akan menarik perhatian banyak orang. Bisa jadi kaum milenial pun dapat menjadi salah satu sasaran pengguna karena kebiasaan mereka yang tidak lepas dari internet dan teknologi.

Related Articles

Back to top button