fbpx
EssaiGaya HidupKolomRagam Bangsa

Tipe Tamu Kondangan di Indonesia, Kamu yang Mana?

Oleh : Aning Andari, blogger, netizen pengamat sosial lifestyle.

energibangsa.idPernikahan adalah suatu hal yang tentu diidam-idamkan oleh setiap pasangan. Ada yang ingin menikah dengan konsep tradisional, modern, dan yang sedang ngetren saat ini adalah pernikahan mingle party.

Ya, saya pun menginginkan konsep tersebut karena dapat lebih intim dengan para tamu yang saya undang nantinya.

Jadi bisa ngobrol-ngobrol santai tentang diferensiasi harga gincu, ketimpangan harga mendoan antar warung, atau mungkin membahas implementasi industri 4.0 pada teknik pengolahan kue cucur. Haha, ringan sekali, ya topiknya.

Tapi sebelum saya menjajaki bahagia dan lelahnya pesta pernikahan, saya sering menjadikan pesta pernikahan teman-teman atau kerabat sebagai sebuah benchmark.

Seperti pada bulan ini misalnya, bukan bulan purnama atau bulan terbelah di langit Amerika.

Bukan.. itu adalah judul film yang belum sempat saya tonton meski sudah ditayangkan di televisi.

Bulan yang saya maksud adalah bulan syawal. Coba Anda perhatikan, selama bulan syawal ini sudah berapa undangan pernikahan yang Anda terima?

Bulan syawal biasanya identik dengan pernikahan sebab dalam penanggalan Jawa bulan syawal dianggap sebagai bulan yang baik untuk menikah.

Seperti tujuan awal saya, momen seperti cocok untuk dijadikan sebagai ladang untuk mencari referensi pernikahan. Uniknya, setiap saya datang ke acara pernikahan, bukan hanya dekorasi pelaminan dan gaun pengantin yang menarik perhatian saya, tapi tamu kondangan itu sendiri.

Berkali-kali saya amati, akhirnya saya menggolongkan tamu-tamu tersebut dalam beberapa kategori, seperti berikut ini:

Tipe Komentator Instagram Ayu Ting Ting

Tipe Tamu Kondangan di Indonesia, Kamu yang Mana?

Tipe tamu ini membuat saya kagum. Bagaimana tidak, mereka begitu jeli memperhatikan segalanya dengan detail.

Mulai dari makanan, suvenir, penyanyi hiburan, hingga riasan pengantin yang tidak manglingi (katanya). Tidak hanya diperhatikan, tapi juga dikomentari dengan kata-kata yang nyinyir layaknya di kolom komentar Instagram milik Ayu Ting Ting.

Kalimat yang sering saya dengar seperti “Opo ki, panganane koyok ngene rak enak blas” (Apaan nih, makanannya seperti ini tidak enak sekali); “Mosok rak ono zuppa soup, iki niat mantenan opo ora sih?” (Masak tidak ada zuppa soup, niat nikahan apa ngga, sih?); “Deloken tah mantene, make-up e ora manglingi” (Lihat tuh pengantinnya, make-up nya ngga manglingi) atau bahkan “Iki nikahane kesusu, jok jok wes meteng, deloken wetenge mantene” (Ini nikahannya buru-buru, jangan-jangan sudah hamil, lihat tuh perut perempuannya). Woow, kritis sekali ya seperti dosen penguji.

Tipe Pemain Ganda

Tamu kondangan ini adalah tamu yang berpedoman pada lirik lagu Michael Jackson, “You are not alone~” alias tidak bisa datang sendirian saat kondangan.

Rupanya tamu seperti ini memahami betul hakikatnya sebagai makhluk sosial. Tidak melulu dengan pacar ya, justru yang sering saya lihat malah mereka datang rombongan dan saling tungu-menunggu.

Biasanya mereka satu grup, bisa grup kerjaan, grup teman sekolah, atau grup mabar mobile legend.

Tipe Oportunis

Nah kalau tipe ini juga sering saya jumpai, terutama ketika pesta pernikahan itu menyediakan makanan yang mewah.

Tipe oportunis memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Bapak-bapak dan anak kosan adalah adalah tokoh utama dalam tipe ini.

Tak hanya sekali, biasanya mereka mampu mengambil beberapa hidangan dalam jangka waktu yang cukup singkat dengan kuantitas cukup banyak. Terkadang saya sampai bertanya-tanya, apakah di perut mereka menampung pujasera?

Tipe Pagelaran Fashion Show

Tipe Tamu Kondangan di Indonesia, Kamu yang Mana?

Penyumbang besar dalam tipe fashion show adalah kaum hawa. Entah kenapa, mereka seperti ingin tampil lebih cantik dari si pengantin yang sedang menjadi pusat semesta pada hari itu.

Dengan aneka model baju seperti kutu baru, dress, atau baju couple, mereka benar-benar layaknya model Anne Avantie yang akan melakukan pagelaran busana. Ada juga yang membuat baju seragam dengan teman-teman lainnya dan menamai dirinya dengan bridesmaid.

Bahkan pengakuan dari teman saya dia sampai harus beli baju baru setiap kali ada undangan pernikahan karena tidak ingin teman-teman lainnya nanti melihatnya dengan baju yang sama seperti acara kondangan sebelumnya. Wah, totalitas sekali ya, sis!

Tipe Admin BPBD

Tipe Tamu Kondangan di Indonesia, Kamu yang Mana?

Tamu kondangan dengan tipe ini umumnya gadget holic. Di manapun berada, mereka harus mengabarkan kondisi terkini pada followersnya.

Dimulai dengan foto bersama pengantin, membuat video boomerang, hingga foto suasana acara pernikahan lengkap dengan tag lokasinya. Semua itu mereka unggah ke media sosial secara berkala sehingga para followers tidak akan ketinggalan kabar terbaru darinya. Salut!

Harus saya akui, orang Indonesia memang unik-unik. Ketika Anda menghadiri pesta pernikahan apakah Anda pernah menemukan orang-orang dengan tipe seperti di atas? Atau mungkin ada tipe lain lagi? Mari coba kita bincangkan bersama.

  • Aning Andari, pengamat sosial. aktif di twitter @aningpa

Related Articles

Back to top button