Energi MudaKabar IndonesiaTeknologi

Timo: Aplikasi Titip Motor Buatan Mahasiswa UI

ENERGIBANGSA.ID – Timoteam yang terdiri dari empat mahasiswa Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Biomedik Fakultas Teknik Universitas Indonesia membuat sebuah aplikasi penitipan motor yang dinamai Timo : Titip motor

Layanan dalam aplikasi untuk memudahkan masyarakat pengguna sepeda motor mencari lahan parkir. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh para pemilik lahan parkir untuk bekerja sama menjadi mitra yang terdaftar dalam Timo sehingga mudah ditemukan oleh masyarakat untuk memarkirkan motornya.

Aplikasi Timo ini sudah mendapat juara pertama dalam ajang Hackathon BIOS UMN 2019, diharapkan bisa menjadi solusi bagi masalah tersebut. Melalui Timo : Titip motor yang di buat oleh empat mahasiswa UI diantaranya adalah Rakana Adian, Rakha Kahansa Putra, Jason Antonio Gunawan, dan Ziyan Muhammad Aqsha berawal dari melihat maraknya penyedia tempat parkir illegal dan minimnya lahan parkir yang tersedia tidak sebanding dengan peningkatan jumlah sepeda motor.

“Harapan ke depan, semoga aplikasi Timo dapat terealisasikan, tidak hanya prototype. Dan juga dapat berkompetisi Hackathon di Jepang 2020 setelah mengikuti program inkubasi,” demikian ungkap Ziyan melansir dari antaranews.com

Timo diciptakan untuk meberikan jawaban atas keresahan sulitnya mencari lahan parkir di daerahnya dengan pembayarannya yang praktis yaitu secara non-tunai. Selain itu, kelebihan lain akan mendapat jaminan keamanan tinggi.

Proses yang cepat tanpa repot dan bingung mencari area parkir, pengendara sepeda motor bisa menggunakan layanan Timo dengan melakukan registrasi pengguna yang dinamai OSSU (One Shot Sigh Up). Pemilik kendaraan hanya perlu memindai dokumen kendaraan dan izin berkendara.

Layanan ini terbilang baru untuk melayani masyarakat memarkirkan kerdaraan bermotornya. Timoteam dalam membuat aplikasi ini menggunakan Computer Vision untuk mengekstrak teks dari gambar. Kemudian, secara otomatis akan memberikan rekomendasi tempat parkir terdekat dan terbaik bagi pengguna yang didukung dengan teknologi artifisial.

Setelah proses kelengkapan registrasi sudah terpenuhi, cara pengguna sepeda motor yang akan masuk dan keluar dari tempat parkir harus memindai QR Code lalu Timo akan memberikan keterangan durasi parkir dan biayanya. Pembayaran secara non tunai tersebut bisa dibayarkan melalui e-wallet.

Calon mitra yang memiliki lahan kosong, garasi kosong atau tempat kosong lainnya yang mumpuni untuk dijadikan parkir bisa menggunakan aplikasi untuk menyewakan lahan parkir mereka. Melalui Siparkir, calon mitra bisa melakukan registrasi dengan memindai SHM tanah beserta identitas diri.

Related Articles

Back to top button