fbpx
Ragam Bangsa

Ternyata Ini Perbedaan Rincian Gaji TNI dan Polisi

ENERGIBANGSA. ID (Semarang)—Kesenjangan yang turut memicu konflik antara TNI dan Polri, dibahas di Komisi I DPR saat rapat kerja dengan Kementerian Pertahanan RI.

“Walaupun ada gaji pokok tapi saya kira uang lauk pauk, uang segala macam, kesejahteraan, tinggalan keluarga, Rp 40 ribu sehari, saya kira sehari makan masih tiga kali ya TNI ya. Artinya, bukan makan siang saja gitu loh,” kata anggota Komisi I dari Fraksi PKS, Sukamta, dalam rapat.

Seusai rapat, politikus PKS Sukamta membandingkan kesejahteraan prajurit TNI dengan polisi.

Menurutnya, anggota Polri jauh lebih sejahtera ketimbang anggota TNI. Ada kesenjangan kesejahteraan di antara keduanya. Kesenjangan itu memicu kecemburuan dan menjadi bagian dari latar belakang konflik oknum TNI dengan Polri.

“Kalau dibandingkan dengan institusi lain, seperti Polri, misalnya yang sejenis, itu jauh,” kata Sukamta.

Untuk gaji pokok, seorang prajurit TNI dengan pangkat terendah, yakni prajurit dua/kelasi dua, mendapat gaji pokok Rp 1.643.500,00.

Apakah seorang personel kepolisian punya gaji pokok yang lebih tinggi? Ternyata polisi dengan pangkat terendah bhayangkara dua mendapat gaji Rp 1.643.500,00. Gaji pokok terendah di TNI Rp 1,6 juta, gaji pokok terendah polisi juga Rp 1,6 juta. Ternyata sama saja.

Bagaimana dengan perbandingan gaji tertinggi di TNI dan Polri? Bagaimana pula dengan tunjangan-tunjangan lainnya? Mana yang lebih tinggi nilai nominalnya?

Simak rincian selengkapnya di bawah ini yang telah tim energibangsa.id rangkum dari bebera sumber buat sobat energi tersayaaaang…

TNI

ilustrasi para prajurit TNI (sumber: ayosemarang.com)

I. Gaji Pokok

(PP Nomor 16 Tahun 2019)

1. Tamtama

– Terendah:

Prajurit Dua/Kelasi Dua: Rp 1.643.500

– Tertinggi:

Kopral Kepala 28 tahun kerja: Rp 2.960.700

2. Bintara

– Terendah:

Sersan Dua: Rp 2.103.700

– Tertinggi:

Pembantu Letnan I 32 tahun: Rp 4.032.600

3. Perwira Pertama

– Terendah:

Letnan Dua: Rp 2.735.300

– Tertinggi:

Kapten 32 tahun kerja: Rp 4.780.500

4. Perwira Menengah

– Terendah:

Mayor: Rp 3.000.100

– Tertinggi:

Kolonel 32 tahun bekerja: Rp 5.243.400

5. Perwira Tinggi

– Terendah:

Brigjen, Laksamana Pertama, Marsekal Pertama: Rp 3.290.500

– Tertinggi

Jenderal, Laksamana, Marsekal 32 tahun: Rp 5.930.800

II. Tunjangan Kinerja

(Perpres Nomor 102 Tahun 2018)

Kelas 1 Rp 1.968.000

Kelas 2 Rp 2.089.000

Kelas 3 Rp 2.216.000

Kelas 4 Rp 2.350.000

Kelas 5 Rp 2.493.000

Kelas 6 Rp 2.702.000

Kelas 7 Rp 2.928.000

Kelas 8 Rp 3.319.000

Kelas 9 Rp 3.781.000

Kelas 10 Rp 4.551.000

Kelas 11 Rp 5.183.000

Kelas 12 Rp 7.271.000

Kelas 13 Rp 8.562.000

Kelas 14 Rp 11.670.000

Kelas 15 Rp 14.721.000

Kelas 16 Rp 20.695.000

Kelas 17 Rp 29.085.000

Kelas KASUM, WAKASAD, WAKASAL, WAKASAU Rp 34.902.000

Kelas KSAD, KSAL, KSAU Rp 37.810.500

Panglima TNI Rp 43.627.500 (150% dari kelas 17)

III. Tunjangan lainnya

(Permenhan Nomor 33 Tahun 2017)

1. Tunjangan istri/suami: 10% gaji pokok

2. Tunjangan anak: 2% gaji pokok, maksimal 2 anak

3. Tunjangan pangan/beras: 18 kg (untuk prajurit)+10 kg (untuk keluarga) per bulan, nilainya Rp 8.047/kg

4. Uang lauk pauk Rp 60 ribu per hari

5. Tunjangan umum untuk yang tak dapat tunjangan jabatan Rp 75 ribu (Perpres Nomor 14 Tahun 2006)

6. Tunjangan jabatan struktural/fungsional (Perpres Nomor 27 Tahun 2007)

Struktural:

Gol I Rp 5.500.000

Gol II Rp 4.375.000

Gol III Rp 3.250.000

Gol IV Rp 2.025.000

Gol V Rp 1.260.000

Gol VI Rp 980.000

Gol VII Rp 540.000

Gol VIII Rp 490.000

Gol IX Rp 360.000

7. Tunjangan khusus Papua

(Keppres Nomor 68 Tahun 2002)

Terendah:

Golongan I tamtama dengan pangkat prajurit dua kelasi dua Rp 225.000

Tertinggi:

Golongan IV perwira tinggi dengan pangkat jenderal mendapat Rp 850.000

8. Tunjangan operasi pengamanan pulau-pulau kecil, terluar, dan wilayah perbatasan Besarnya tunjangan operasi pengamanan (Permenhan Nomor 10 Tahun 2010)

a. 150% dari gaji pokok bagi yang bertugas dan tinggal di wilayah pulau-pulau kecil terluar tanpa penduduk;

b. 100% dari gaji pokok bagi yang bertugas dan tinggal di wilayah pulau-pulau kecil terluar berpenduduk;

c. 75% dari gaji pokok bagi yang bertugas dan tinggal di wilayah perbatasan;

d. 50% dari gaji pokok bagi yang bertugas secara sesaat di wilayah udara dan laut perbatasan dan pulau-pulau kecil terluar.

9. Tunjangan bintara pembina desa (Babinsa)

Babinsa tipe A Rp 900 ribu

Babinsa tipe B Rp 1,2 juta

Polri

ilustrasi para anggota polisi Polri (sumber: warta ekonomi)

I. Gaji Pokok

(PP Nomor 17 Tahun 2019)

1. Tamtama

– Terendah

Bhayangkara Dua: Rp 1.643.500

– Tertinggi

Ajun Brigadir Polisi: Rp 2.960.700

2. Bintara

– Terendah

Brigadir Polisi Dua: Rp 2.103.700

– Tertinggi

Ajun Inspektur Polisi Satu: Rp 4.032.600

3. Perwira Pertama

– Terendah

Inspektur Polisi Dua: Rp 2.735.300

– Tertinggi

Ajun Komisaris Polisi 32 tahun bekerja: Rp 4.780.600

4. Perwira Menengah

– Terendah

Komisaris Polisi: Rp 3.000.100

– Tertinggi

Komisaris Besar Polisi 32 tahun bekerja : Rp 5.243.400

5. Perwira Tinggi

– Terendah

Brigadir Jenderal Polisi: Rp 3.290.500

– Tertinggi

Jenderal Polisi 32 tahun bekerja: Rp 5.930.800

II. Tunjangan Kinerja

(Perpres Nomor 103 Tahun 2018)

Kelas 1 Rp 1.968.000

Kelas 2 Rp 2.089.000

Kelas 3 Rp 2.216.000

Kelas 4 Rp 2.350.000

Kelas 5 Rp 2.493.000

Kelas 6 Rp 2.702.000

Kelas 7 Rp 2.928.000

Kelas 8 Rp 3.319.000

Kelas 9 Rp 3.781.000

Kelas 10 Rp 4.551.000

Kelas 11 Rp 5.183.000

Kelas 12 Rp 7.271.000

Kelas 13 Rp 8.562.000

Kelas 14 Rp 11.670.000

Kelas 15 Rp 14.721.000

Kelas 16 Rp 20.695.000

Kelas 17 Rp 29.085.000

Wakapolri: Rp 34.902.000

Kapolri: Rp 43.627.500 (150% dari kelas 17)

III. Tunjangan lainnya

(PP Nomor 29 Tahun 2001)

1. Tunjangan istri/suami: 10% dari gaji pokok

2. Tunjangan anak: 2% dari gaji pokok, maksimal 2 anak

4. Tunjangan jabatan struktural

(Perpres Nomor 28 Tahun 2007)

Eselon Ia, pangkat Komisaris Jenderal/Inspektorat Jenderal: Rp 5.500.000

Eselon Ib, pangkat Inspektur Jenderal Polisi: Rp 4.375.000

Eselon IIa, pangkat Brigadir Jenderal Polisi/Komisaris Besar Polisi: Rp 3.250.000

Eselon IIb, pangkat Komisaris Besar Polisi: Rp 2.025.000

Eselon IIIa, pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi: Rp 1.260.000

Eselon IIIb, pangkat Komisaris Polisi: Rp 980.000

Eslon IVa, pangkat Ajun Komisaris Polisi: Rp 540.000

Eselon IVb, pangkat Inspektur Polisi: Rp 490.000

5. Uang lauk pauk Rp 60 ribu per hari

6. Tunjangan khusus Papua

(Keppres Nomor 68 Tahun 2002)

Terendah:

Golongan I tamtama dengan pangkat Bhayangkara Dua mendapat Rp 225.000

Tertinggi:

Golongan IV perwira tinggi pangkat Jenderal Polisi mendapat Rp 850.000

7. Tunjangan khusus pulau kecil terluar-perbatasan

(Perpres Nomor 34 Tahun 2012)

– 100% dari gaji pokok bagi yang bertugas secara penuh di wilayah pulau-pulau kecil terluar

– 75% dari gaji pokok bagi yang bertugas secara penuh di wilayah berbatasan darat. (dhanti/EB)

Related Articles

Back to top button