Pendidikan

Ternyata Ciri Orang Cerdas Justru Kerap Meremehkan Diri Sendiri, Kenapa Ya?

ENERGIBANGSA.ID – Pernahkah sobat Energi bertemu seseorang yang kerap meremehkan diri sendiri?

Padahal sebenarnya kita tahu mereka bisa melakukan itu.

Atau malah sebaliknya, kalian sering menemukan orang yang hobi membanggakan kemampuannya?

Dalam pandangan psikologi, hal ini disebut dengan fenomena Dunning-Kruger Effect.

Apa itu? Mari simak penjelasannya di bawah ini.


Orang Cerdas Tidak Menganggap Dirinya Hebat

Mengutip jurnal ilmiah “Neurological Correlates of the Dunning-Kruger Effect”, Dunning-Kruger Effect atau yang disingkat sebagai DKE adalah ketidaktepatan seseorang dalam menilai kemampuannya.

Menurut teori tersebut, orang-orang yang kurang pintar (menghasilkan skor rendah pada sebuah tes terukur) cenderung menaksir kemampuan mereka terlalu tinggi.

Sebaliknya, orang-orang yang memang cerdas justru cenderung meremehkan kemampuan mereka sendiri pada sebuah tes yang sama.

Dijelaskan dalam Verywellmind, orang-orang yang ternyata memiliki skor rendah dalam kemampuan gramatikal, humor, dan logika juga cenderung berlebihan dalam menilai kemampuannya.

Dunning dan Kruger mencatat, orang-orang yang kurang kompeten tidak hanya memiliki performa yang buruk, tetapi juga tidak bisa secara akurat menilai kualitas pekerjaannya.

Hal ini mungkin mendasari kenapa ada murid yang nilainya kurang bagus, justru merasa berhak memperoleh nilai lebih tinggi.

Penyebab Dunning-Kruger Effect

Dunning-Kruger Effect pada orang yang melebih-lebihkan kemampuan mereka kerap dikaitkan dengan beberapa alasan, yaitu:

1. Ketidakmampuan mengenali kesalahan.

2. Kurangnya metakognisi, yaitu kemampuan untuk mundur sedikit dan melihat kemampuan dari sisi lain di luar diri sendiri.

3. Terkadang, pengetahuan yang sedikit bisa membuat seseorang percaya bahwa mereka memahami segalanya.

Menurut para peneliti, sebagian besar orang mengalami Dunning-Kruger Effect.

Ingat, ya sobat Energi. Mau seberapa berpengalaman dan berpengetahuan pun seseorang, kita semua pasti memiliki area yang tidak cukup dikuasai.

Seseorang bisa jadi cerdas dan pandai dalam hal tertentu, tapi tidak ada yang mahir dalam segala hal.

Related Articles

Back to top button