fbpx
Ekonomi & BisnisGaya Hidup

Kamu Banyak Hutang? Ini Cara Agar Hutangmu Lunas!

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Kebanyakan orang tahu caranya berutang bahkan mungkin sebagian besar dari kita memiliki utang.

Motif berutang pun beragam mulai dari memenuhi kebutuhan hidup, meningkatkan taraf hidup, atau hanya sekedar memenuhi gaya hidup.

Tapi sayangnya, tidak semua orang tahu teknik berutang yang benar-benar meningkatkan taraf hidup kita. Secara ekonomi ke arah yang lebih mapan dan sejahtera.

Baca Juga : Antara Sedekah dan Bayar Utang: Mana yang Didahulukan ?

Yang kita tahu berutang untuk memenuhi gaya hidup. Membeli barang mewah, atau yang lebih parah untuk menyambung hidup walau sebenarnya itu sah-sah saja selama mampu membayar utang tersebut.

Nah kalau tidak? Udah pasti kita akan kewalahan dan berujung hanya pada merenung,menyesal dan menambah utang lagi.

Please stop doing that, sobat energi!  Semua bisa diperbaiki asal kita tahu cara, langkah dan tekniknya.

Dihimpun dari berbagai sumber, tim energibangsa.id ingin memberikan tips yang keren untuk sobat energi agar terbebas dari lilitan utang.

Dan berikut adalah tips dan triknya, Yuk disimak bersama:  

1.Mulai Dengan Membuat Daftar Utang

Pepatah mengatakan “segala sesuatu yang tidak dapat diukur pasti tidak dapat diperbaiki”, maka langkah awal terbebas dari jeratan utang adalah dengan membuat daftar dari seluruh utang yang dimiliki berapapun besar kecilnya wajib di data.

Kemudian lengkapi dengan pokok dan besar bunga yang ditanggung. Banyak orang yang tidak pernah terbebas dari utang karena tidak tahu berapa banyak dan berapa besar utang yang mereka miliki.

Mereka terlalu takut dengan besar jumlah utang yang mereka buat sendiri. Kalau sudah seperti ini menyesal dan berdoa saja tidak cukup.

kita butuh tindakan nyata yaitu menghadapinya dengan cara membuat daftar utang. Tentu tidak akan langsung lunas atau membuat kita lega, tapi ibarat pergi tanpa tahu tujuan tidak akan lebih baik seperti pergi dengan tujuan. Maka kita akan tahu tujuan kita dengan membuat daftar utang tersebut.

2.Menentukan Cara Pelunasan

Setelah membuat daftar utang yang kita miliki langkah berikutnya adalah menentukan cara pelunasannya. Sama seperti ketika kita berpegian, membuat daftar utang adalah

Menentukan tujuan kita akan pergi kemana, dan menentukan cara pelunasannya adalah menentukan dengan moda transportasi apa kita akan pergi ke tujuan kita.

Maka langkah yang harus kita lakukan adalah mengurutkan jumlah utang yang kita miliki. Dari yang terkecil hingga yang terbesar, kemudian seperti diawal lengkapi beserta bunganya.

Untuk cara pelunasannya ada banyak metode teoritis yang bisa digunakan. Ada debt stacking, debt snowball dan lain sebagainya mau dari utang dengan bunga terbesar ke utang dengan bunga yang terkecil.

Mau kebalikannya juga boleh, semua caranya sah-sah saja. Tergantung dengan tingkat pengetahuan dan pengalaman masing – masing orang, semuanya baik dan benar adanya.

3. Menegosiasikan Utang dengan Pihak Kreditur

Kita mungkin akan cukup mengerti orang yang terjerat lilitan utang tidak cukup baik. Untuk berpikir jernih dan positif apalagi jika diharuskan menghadapkan diri ke kreditur. Ingat utang itu harus dibayar kalau belum mampu bayar ya di negoisasikan dengan pihak kreditur, artinya ditemui, bukannya kabur!

Dengan menemui kita satu langkah lebih tenang dalam perjalanan melepaskan diri dari utang, tentu perlakuan kreditur juga akan berbeda ketimbang kita kabur.

Ketika perlakuan mereka jelas beda karena kita telah menemui, jelaskan kondisi kita yang belum mampu membayar utang saat ini.

Tentu mereka akan mengerti, namun bukan berarti tidak membayar, pilihan dari negosiasi utang bisa berupa waktu pembayaran yang diundur, atau bunga kita diturunkan atau dihilangkan dan bisa juga jangka waktu beserta bunganya dikurangkan.

Kalau berharap dianggap lunas bisa saja, tapi kecil kemungkinannya, tapi yang jelas kita temui dan negosiasikan dulu, terlepas bagaimana akhirnya, yang pasti kita sudah memiliki niatan baik tidak kabur membayar utang.

4. Menjual Aset yang Kita Miliki

Mungkin ini bisa menjadi salah satu langkah tersulit ketika kita harus merelakan apa yang telah kita miliki.

Akan tetapi jika kita sudah sadar dan tahu bahwa prioritas utama kita adalah terbebas dari jeratan utang, bukan terbuai dalam dilemma harus melego aset-aset kita atau tidak.

Maka seharusnya kita sadar hal yang harus kita lakukan adalah menjual aset-aset yang kita miliki atau menggadai aset-aset yang kita miliki.

Banyak dari kita menyayangkan menggunakan langkah ini untuk melepaskan diri dari jeratan utang, namun tidak berutang lagi adalah cara yang tepat untuk membebaskan diri dari jeratan utang, walaupun ada sebagian orang yang memilih untuk menggadaikan aset yang dimiliki, iya, mencari bunga yang lebih rendah atau bahkan tidak berbunga dan di sisi lain aset yang mereka miliki pun tidak hilang.

Sebenarnya sah-sah saja cara seperti ini namun cara tersebut memerlukan perhitungan, pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk melakukan menutup utang dengan utang.

Ibarat yang kita lakukan adalah menggali lubang untuk menutup lubang, sebagian besar orang yang sadar dan tidak sadar melakukan hal ini adalah mengasumsikan mereka bisa terbebas dari jeratan utang, padahal ternyata nyaris semua orang yang melakukan ini tanpa perhitungan dan pengetahuan yang cukup justru malah secara tidak sadar mereka malah menggali kuburan jeratan utang mereka sendiri semakin dalam lagi.

5. Menambah Penghasilan atau Turunkan Gaya Hidup

Langkah terakhir mungkin menjadi langkah terberat padahal ini adalah langkah yang menentukan mereka akan terbebas atau tidak dari jeratan utang, Yes!.

 Yaitu dengan menambah penghasilan atau menurunkan gaya hidup atau yang lebih bagus lagi melakukan keduanya.

Baca Juga : 10 Negara dengan Utang Tertinggi di Dunia, Indonesia Tidak Termasuk

Dua lebih baik dari satu kan dalam kasus ini? Nah menurut hokum fisika gaya berbanding lurus dengan tekanan artinya kalo hidup kita banyak tekanan dalam hal ini utang maka artinya hidup kita kebanyakan gaya, berhenti dulu membeli barang mewah, berlibur, jajan-atau makan di luar, yang harus kita lakukan berhemat atau tambah penghasilan kita.

Bagus kalau kita bisa melakukan keduanya karena sebagian besar orang kesulitan melakukan keduanya atau menambah penghasilan, maka minimal kita turunkan gaya hidup kita agar utang kita lunas.

So, jangan diulangi lagi ya!, maksudnya apa? Maksudnya ketika utang kita lunas, kita malah kembali membeli barang mewah di luar batas kemampuan kita dengan berhutang lagi!.

Atau berhutang lagi untuk menaikkan gaya hidup kita, Semestinya kita sudah cukup belajar dari pengalaman dan cukup pintar untuk tidak mengulangi 5 langkah terbebas dari jeratan utang. (Sasa/EB)

Related Articles

Back to top button