fbpx
Kabar Daerah

Jateng-Jatim Nyambung, Kini Jembatan Blora-Bojonegoro Senilai Rp97,5 M Resmi Beroperasi

BLORA, energibangsa.id – Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora (TBB) telah diresmikan pada Sabtu (3/1) lalu. Jembatan ini diresmikan langsung oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Mensesneg RI Pratikono, Menhub RI Budi Karya Sumai dan Menteri PUPR RI Basuki.

Dilansir dari jatengporv.go.id, Sabtu (3/1), jembatan terusan Bojonegoro-Blora ini dibangun pada Juni 2020 dan memiliki panjang 1.100 meter dengan lebar Sembilan meter. Jembatan ini menhubumgkan wilayah Bojonegoro yang berada di Desa Luwih Haji Kecamatan Ngraho dengan Kabupaten Blora di Desa Medalem Kecamatan Kradenan.

Pembuatan jembatan ini telah memakan dana sekitar Rp97,5 miliar yang merupakan bentuk kerja sama antara Pemkab Blora dan Bojonegoro. Sebelum ada jembatan ini, masyarakat harus menyebrangi sungai yang merupakan akses satu-satunya tercepat yang menghubungkan antara kedua daerah ini.

Ganjar Pranowo mengatakan, jembatan terusan Bojonegoro-Blora sudah lama diinginkan kehadirannya oleh masyarakat dari dua kabupaten tersebut. Selama ini mereka yang hendak menyebrang sungai Bengawan Solo harus menggunakan perahu sederhana.

“Hari ini sudah jadi , mudah-mudahan yang berisiko tinggi karena nyebrangnya pakai gethek, pakai perahu, besok bisa lewat jembatan ini,” ungkapnya.

Wujud kerja sama yang baik

Mensesneg Pratikno tururt mengapresiasi jembatan ini sebagai wujud kerja sama yang baik antara dua wilayah, baik pemerintah kabupaten maupun provinsi atas terbangunnya jembatan itu. Sehingga, untuk bisa memberikan pelayanan masyrakat yang baik dan maksimal, harus dilakukan secara bersama-sama.

“Jembatan ini menghubungkan masyrakat dua kabupaten dan dua provinsi. Kami sangat mengapresiasi hal ini dan inisiatif ini perlu dikembangkan pada daerah lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan adanya pembangunan jembatan terusan Bojonegoro-Blora diharapkan bisa mendongkrak pembangunan ekonomi Kawasan antara Jateng dan Jatim. Hal ini dikarenakan kedua jembatan ini tidak hanya menghubungkan dua kabupaten saja melainkan juga mengubungkan dua provinsi.

“Ditambah tadi di Ngloram ada bandara yang bisa menghubungkan daerah-daerah ini dengan daerah lain. Mudah-mudahan akhir tahun bandara Ngloram bisa beroperasi dan bisa mengakselerasi pembangunan ekonomi di Kawasan ini,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button