fbpx
Essai

Teka-teki Pengganti Edhy dan Juliari, Pilih: Susi, Sandiaga atau Risma?

SEMARANG, energibangsa.id—Pasca dua menteri kabinetnya terjerat skandal korupsi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini belum menunjuk siapa yang akan menggantikan posisi dua menteri di kabinetnya itu.

Dua menteri bermasalah itu antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dan Menteri Sosial Juliari P Batubara. Dalam waktu yang tak lama, keduanya diseret KPK dalam kasus korupsi. Keduanya pun mundur dari jabatan pembantu presiden. Pasca itu pula, sejumlah usulan namasosok penggantinya pun muncul ke permukaan.

Wacana reshuffle

Dilansir dari CNBC Indonesia, Selasa (15/12), Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut pernah mewacanakan merombak (reshuffle) kabinet Indonesia Maju. Sinyal perombakan menurut Jokowi bisa dilakukan kapan saja. Jokowi juga bersuara atas persepsi bahwa kepala pemerintahan tidak memiliki kekuasaan dalam mengganti posisi menteri yang berasal dari partai politik, terutama partai pendukung.

Sebagian orang menganggap, proses penggantian menteri yang berasal dari elite politik harus dikonsultasikan dengan ketua umum partai terkait. Namun, Jokowi menegaskan hal itu tidak berlaku baginya.

“Ndak. Saya kira kalau memang tidak baik, saya akan bilang saya ganti. Saya masih, saya biasa bicara seperti itu,” ujar Jokowi dalam program Rosi di Kompas TV yang ditayangkan pada Senin (16/11/2020) lalu.

Jokowi menegaskan tidak ada beban sedikitpun jika memang harus mengganti jajaran kabinetnya. Mantan Walikota Solo itu mengaku telah memiliki dasar sendiri dalam memperhitungkan kinerja para menterinya.

“Untuk kebaikan negara, saya kira semua akan saya lakukan,” tegasnya.

Siapa pengganti Edhy & Jualiari?

Terkait pasca pengunduran diri Edhy Prabowo dan Juliari P Batubara, lalu, siapa yang akan masuk dalam bursa kabinet Indonesia Maju? 

Nama Susi Pudjiastuti tiba-tiba menjadi ramai diperbincangkan publik. Tagar #bringbackBuSusi kemudian viral di media sosial. Tapi Susi Pudjiastuti bukan satu-satunya nama yang diisukan akan menggantikan Edhy. Bahkan ada sejumlah nama potensial untuk menjadi menteri KKP pengganti Menteri Edhy.

Sandiaga Uno, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra menjadi nama terkuat dari partai untuk menggantikan posisi Edhy. Di tengah isu ini, eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu justru malah seolah memberikan sinyal. Melalui laman Instagram resminya Sandiaga mengunggah sebuah video perjalanannya ke Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dalam videonya, ia bercerita bagaimana potensi laut di wilayah tersebut.

“Perjalanan ke Sulawesi Selatan kemarin diawali dengan mengunjungi Kabupaten Pangkep. Saya melihat Kabupaten Pangkep memiliki potensi laut yang sangat luar biasa. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan meningkatkan ekonomi masyarakatnya,” kata Sandiaga.

Unggahan tersebut kemudian mendapatkan berbagai komentar dari para netizen. “Otw KKP nih, Chief?” tulis salah satu netizen.

Tak hanya Sandiaga dan Susi, sosok Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga ramai menjadi buah bibir masyarakat. Wali Kota Surabaya 2 periode itu disangka bakal menjadi calon Menteri Sosial, menggantikan posisi Juliari P Batubara.

Bersumber dari  CNNIndonesia.com, Senin (14/12) Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya Yusuf Lakaseng, menyebut bahwa Tri Rismaharini adalah sosok yang akan mengisi formasi menteri sosial.

“Informasi itu valid, dari sumber yang valid. Bu Risma diminta oleh Pak Jokowi, menjadi pengganti Juliari Batubara yang ditangkap KPK, sebagai mensos. Bu Risma sudah ditelepon oleh Pak Jokowi, kita tunggu saja pengumumannya,” ujar Yusuf.

Teka-teki Pengganti Edhy  dan Juliari, Pilih: Susi, Sandiaga atau Risma?
Sandiaga Uno dan Tri Rismaharini/ sumber: harianindo.com

Yusuf menambahkan, Risma akan menerima tawaran tersebut mengingat masa jabatannya menjadi Wali Kota Surabaya akan segera berakhir dalam hitungan bulan, atau pada awal 2021.

Sementara itu, Ketua DPP PDI-Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengaku belum menerima informasi resmi soal pengajuan nama Risma.

“Saya belum mendengar adanya informasi, adanya tawaran Presiden Jokowi kepada Bu Risma untuk menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari,” kata nya, Senin (14/12).

Tanggapan Risma

Terkait isu jadi Mensos, Risma pun angkat suara. Ia bahkan mengaku kaget dan tidak mengetahui isu tersebut.

“Sopo sing ngomong? (Siapa yang bilang?). Awakmu paling, iyo? (Kamu paling, ya?),” kata Risma dengan ekspresi kaget di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Senin (14/12) kemarin.

Risma juga tampak bingung saat ditanya apakah sudah ada tawaran menduduki kursi mensos.

Nah, jika kabar pengganti Menteri Edhy belum jelas, apakah Susi atau Sandiaga. Dan pengganti Menteri Juliari juga belum fiks, apakah sosok Risma, berarti kamu berkesempatan menjadi calon menteri, sob! Siapa mau daftar? (dd/EB)

Related Articles

Back to top button