fbpx
Energi MudaInspirasi Bangsa

Tanggap Bencana Banjir Ansor Kabupaten Balangan Gerak Cepat Bantu Warga

Energibangsa.id – Kab. Balangan – Hujan lebat yang terjadi di sekitar Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan sejak Jum’at malam sekitar jam 20.00 WITA sampai dengan Sabtu siang sekira 14.00 WITA menyebabkan air Sungai Pitap tak mampu menampung debit air. Di lain sisi, kiriman air dari Pegunungan Meratus semakin membuat air tak terkendali. Akibatnya, air meluap dan merendam rumah penduduk.

Menyikapi hal itu, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Balangan dengan sigap membantu warga yang kebanjiran, “Pembagian paket sembako hasil donasi Satgas Covid-19 NU Balangan Peduli kepada warga terdampak wabah covid-19 langsung kami bagikan,” kata Ketua GP Ansor Kabupaten Balangan Abdul Kahhar saat dimintai keterangan persnya, Sabtu (11/4/2020).

Kepada media, Kahhar menegskan kegiatan tersebut sebagai bentuk khidmat para kader Ansor-Banser Kabupaten Balangan kepada NU dan warganya yang terdampak Covid-19

Kahhar menjelaskan, pembagian sembako tersebar di Desa Badalungga dan Sungai Pumpung Kecamatan Awayan, Desa Tariwin Kecamatan Batumandi, Desa Maradap, Desa Halubau dan Desa Gampa Kecamatan Paringin Selatan dan Desa Mayanau, Desa Sungsum Kecamatan Tebing Tinggi

“Rata-rata penerima adalah kaum dhuafa yang kesehariannya sebagai petani, golongan janda dan sebagainya,” ungkapnya.

Hal yang perlu diketahui, sebanyak 5 orang berstatus ODP tersebar di beberapa desa yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi, dan 1 orang warga Desa Mayanau Tebing Tinggi dinyatakan positif Covid-19 juga mendapatkan bantuan, “Rata-rata mereka aktif dalam Jamaah Tabligh dari Kabupaten Gowa,” bebernya.

Gerak cepat pemuda Ansor mendapat apresiasi Kepala Desa Tariwin Muhammad Aliyannor. Menurut dia pemuda Ansor sangat tanggap menyikapi kondisi dan membantu warganya. “Kebetulan Dhuafa yang menjadi sasaran dhuafa yang benar-benar membutuhkan, pekerjaannya hanya tukang pijat, suaminya mengalami gangguan penglihatan dan anak perempuannya memiliki keterbelakangan mental,” ungkapnya.

Aliyannor melanjutkan, di masa pemberlakuan social distancing ini warga sangat memerlukan orang-orang yang peduli terhadap sesamanya, “kebetulan juga pada saat penyerahan, beliau sudah 2 hari tidak makan, saya sangat bersyukur warga kami mendapat bantuan, semoga jadi amal baik dan berkah bagi pemuda Ansor,” doanya. (*)

Related Articles

Back to top button