fbpx
Wisata & Kuliner

Taman Cinde: Dulu Rawan Sekarang Menawan

SEMARANG, energibangsa.id—Banyak tempat wisata ditutup sebagai efek pandemi Covid-19. Pembatasan daerah pun kerapkali dilakukan.

Sehingga perjalanan ke luar daerah urung dilakukan. Tentu saja kenyataan itu membuat keinginan untuk jalan-jalan bareng teman tidak bisa terpuaskan.

Eits, tapi buat kamu yang tinggal di kota Semarang, khususnya Semarang Selatan nggak perlu jauh-jauh buat nemuin tempat nongkrong dan jajan.

Yups!! Taman Cinde Semarang bisa jadi alternatif buat tempat hangout bareng keluarga, teman atau pacar. Meski sekedar jalan-jalan santai.

Paling tidak bisa menghilangkan rasa penat saat kita menjalankan segala aktivitas serba dari rumah (Work From Home/ WFH).

Lokasi

Taman Cinde atau yang lebih dikenal dengan Bundaran Cinde terletak persis didekat SMPN 8 Semarang. Tepatnya berada di Jalan Cinde Raya, Kelurahan Jomblang Kecamatan Candisari Kota Semarang.

Jika dari perempatan Tentara Pelajar-Sompok kamu ambil jalan naik menuju Jalan Cinde. Nah, dari situ sudah pasti kamu bakal ketemu dengan bundaran Cinde.

Tertata

Bagi masyarakat Semarang, area Cinde dulunya dikenal sebagai wilayah yang rawan. Pasalnya, Cinde kerapkali disesaki oleh banyaknya preman.

Tak terkecuali Taman Cinde. Beberapa tahun yang lalu banyak ditemui ‘anak-anak motor’ kongkow di malam hari. Padahal, fasilitas penerangannya sangat minim.

Dulu, banyak pula terjadi kasus kejahatan di sekitaran Taman Cinde. Karena saking seringnya aksi kejahatan, masyarakat mencap sebagai taman yang rawan serta patut dihindari.

Namun ketika Pemkot Semarang berfokus pada program pembangunan taman kota, Taman Cinde mengalami perubahan besar. Mulai dari area lapangan di tengah bundaran yang diperbaiki serta diberi fasilitas permainan untuk anak.

Taman Cinde kemudian berubah drastis. Justru, taman ini banyak dimanfaatkan untuk olahraga dan bermain anak-anak bahkan dewasa.

Fasilitas penerangan yang bagus membuat masyarakat tak ‘ogah’ lagi main di taman itu. Apalagi layanan free wifi sebagai pelaksanaan konsep  Smart City. Masyarakat jelas merasa nyaman untuk nongkrong di Taman Cinde.

Pusat kuliner

Satu lagi ‘keistimewaan’ Taman Cinde; memberikan manfaat ekonomis bagi penjaja makanan. Spot ini banyak pula dikunjungi pelapak untuk berjualan.

Banyak pula jenis kuliner yang ditawarkan. Mulai dari makanan anak-anak seperti cilok, aneka bakaran seafood, ayam geprek serta varian minuman.

Tapi buat teman-teman yang mau jajan jangan ke sini di hari Selasa dan Jumat ya? Sebab, pada hari-hari itu pedagang tidak boleh mangkal jualan. Itu juga dilakukan untuk  sebagai upaya pembatasan pada masa pandemi ini.

Di area Cinde Raya sekitar Taman Cinde pun mulai banyak tempat nongkrong mulai dari coffee shop hingga gerai ice cream.

Nah, jika kamu pengen main serta cari jajan mungkin Taman Cinde bisa jadi alternatif tempat nongkrong kamu. (Penulis: Rosalia Kusuma Dewi/ Komunikasi USM)

Related Articles

Back to top button