Kabar Daerah

Tak Patuhi Layanan Publik, Ganjar: Pelayanan Publik Harus Jadi Prioritas!

SEMARANG, energibangsa.id—Tim Ombudsman perwakilan Jawa Tengah mendapatkan 2 kabupaten yang ada di Jawa Tengah tidak mematuhi aturan standar pelayanan publik. Dari informasi yang diperoleh Ombudsman perwakilan Jawa Tengah, kedua daerah tersebut adalah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara.

Asisten Bidang Komunikasi Strategis Ombudsman Jateng, Belinda Wasistiyana Dewanty menjelaskan bahwa kepala daerah yang ada di daerah tersebut nyata tidak memenuhi standar pelayanan publik yang telah diaturnya.

Ada tiga 3 unsur layanan publik yang jadi tolak ukur penilaian. Seperti layanan hotline pengaduan masyarakat hingga kepatuhan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kalau dalam penilaian kami ada daerah yang mendapat raport merah, ya berarti daerah tersebut sangat tidak patuh terhadap pelayanan publik. Proses layanan bagi warganya sangat lama, lelet,” ungkapnya

Ia juga mengungkapkan bahwa masih ada 12 kabupaten/ kota lainnya yang dianggap memiliki pelayanan publik rendah. Seperti Cilacap, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Pati, Pekalongan, Rembang, Sukoharkjo, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Tegal.

Dengan terjadinya hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berjanji akan mengevaluasi penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tersebut.

“Saya sangat berharap kita semua memiliki kesadaran untuk menjalankan amanat dengan baik serta terbuka terhadap segala masukan. Apapun persoalannya kualitas pelayanan publik tetap harus menjadi prioritas,” jelas Ganjar. (dhanti/EB)

Related Articles

Back to top button