fbpx
Sosial & Budaya

Tagar RIP JK Rowling Mencuat di Twitter, Intip Kronologinya

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Tagar #RIPJKRowling menjadi trending topik twitter hari ini (15/8). Tagar ini menjadi perbincangan hangat netizen twitter berbagai negara termasuk Indonesia dan Amerika Serikat.

Menjadi trendingnya tagar tersebut bukan karena penulis novel Harry Potter tersebut meninggal, melainkan karena buku terbaru JK Rowling yang kontroversial.

Dalam novel berjudul Trouble Blood yang dirilis 15 September 2020, JK Rowling menampilkan sosok pria mengenakan gaun. Pria itu membunuh seorang wanita.

Novel tersebut diterbitkan dengan nama Robert Galbraith. Di dalamnya menampilkan detektif swasta, Cormoran Strike.

Namun sehari sebelum dirilis, banyak orang yang kemudian mengecam JK Rowling. Sebelumnya, sang penulis memang dinilai kontroversial karena banyak berbicara mengenai komunitas transgender.

Baca Juga : Deretan Film Hingga Peran Ade Firman Hakim di Dunia Perfilman Nasional

Oleh karena itu, netizen ramai-ramai membuat tagar #RIPJKRowling yang menilai karir sang penulis sudah selesai.

“Untuk mengenang JK Rowling. Dia tidak mati, tapi dia membunuh karirnya sendiri dengan bangga membenci orang trans & tidak ada yang akan sangat merindukannya, “tulis seorang pengguna Twitter.

Awal Juli, JK Rowling kembali mempertahankan pendapatnya mengenai anti transgender. Ia menuturkan para aktivis selama ini tidak peduli dengan pengobatan dan masalah kesehatan yang dialami para aktivis transgender.

“Ketika Anda salah menggambarkan pandangan seorang perempuan transgender yang tidak merasakan apa pun selain rasa kagum dan solidaritas. Anda melanggar batas,” kicau JK Rowling.

Ia membantah tuduhan kalau membenci kaum transgender. “Saya tidak membenci mereka, atau ingin mereka sakit, atau membela hak-hak perempuan itu salah, diskriminatif, dan menghasut kerusakan pada komunitas transgender,” lanjut JK Rowling.

Pernyataan kontroversial JK Rowling bermula dari opini di Twitter pada Juni 2020 saat ia mengatakan mendukung hak transgender tapi tidak percaya dengan penghapusan konsep seks biologis. JK Rowling menuturkan perempuan transgender tidak mengalami menstruasi seperti perempuan pada umumnya. (Sasa/EB/Detik)

Related Articles

Back to top button