Ekonomi & BisnisEnergi Muda

Syahnaz Nadya Winanto, Buktikan Tas Lokal Mampu Tembus pasar Dunia

ENERGIBANGSA.ID – Masyarakat melakukan berbagai cara untuk terus berkarya dan berinovasi dengan tidak meninggalkan cinta terhadap tanah air. Salah satu sebagai bukti karya nyata yaitu Rorokenes yang merupakan produk asli Kota Semarang.

Produk Tas RoroKenes adalah karya dari Syanaz Nadya Winanto Putri. Nama RoroKenas sendiri diambil dari nama ibunda Syanaz sehingga terciptalah nama RoroKenes yang bermakna putri yang tangguh, cekatan, dan lincah namun lemah lembut.

Berawal dari keinginnya untuk memiliki tas Bottega Vinetta yang memiliki harga selangit kepada suami namun gagal, kemudian Ayahnya menyuruhnya dalam memunculkan ide membuat tas sendiri. Yang membuat Syanaz berusaha untuk belajar dari seluk beluk sampai terbentuknya sebuah tas yang hasilnya lumayan bagus.

Dengan bekal pengetahuan yang cukup untuk memproduksi tas, membuat Syanaz mencari pengrajin tas, awalnya hanya tas kulit untuk dirinya sendiri, tetapi ada teman yang memesan tas buatannya. Hanya modal dari mulut ke mulut inilah yang menjadikan bisnis tas asal semarang ini mulai berkembang di pasaran.

Tas RoroKenes terbagi menjadi leather woven bag, men’s bag dan ka jeng wooden, tas malam sampai tas backpack bagi pria dan wanita. Tas RoroKenes menampilkan keragaman dan asli Indonesia dengan membuat tas ini dengan cara menganyam secara manual agar presisi baik dari kulit maupun kain dengan memanfaatkan kulit sapi, kambing, buaya dan domba diambil dari beberapa pabrik yang khusus mengolah kulit hewan tersebut.

Selain itu, terdapat juga tas dari daur kayu dengan memanfaatkan kayu-kayu yang tidak terpakai dan mengkombinasikannya dengan kulit sapi agar tahan lama. Tetapi Sobat Energi tahu tidak? Bahwa tas-tas dari rorokenes memiliki nama Jawa loh? Ada Tenong Ayu, Kamandhaka, Dahayu, Citra Gunungan, Kamaratih, Keong Ayu dan lain-lain. Benar-benar nama yang lokal.

Ciri khas yang dimiliki dari Tas RoroKenes adalah meskipun hasil anyaman namun tetap menampilkan kesan yang mewah seperti Louis vuitton, bentuknya yang sangat unik, kreatif trendi dan elegan dengan harga yang murah dan kualitas tidak kalah saing. Sehingga menjadikannya daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia maupun luar negeri.

Namun sebuah bisnis tidak akan jauh dari kata kesulitan, Syanaz memiliki anak yang berkebutuhan khusus yang menjadi tantangan tersendiri ditengah kesibukannya sebagai entrepreneur tetapi itu menjadikannya untuk tetap kuat dan terus berinovasi. Produk Syanaz pun juga sempat ditahan oleh petugas imigrasi di bandara Domodedovo karena dianggap memiliki kualitas sekelas dunia.

Bagaimana Sobat Energi? Ternyata Kualitas tas yang ada di dalam negeri tidak kalah jauh dengan merk asing kan. Untuk itu cintailah produk dalam negeri dan semoga kisah dari Syanaz ini dapat menginspirasi kalian.

Related Articles

Back to top button