fbpx
Otomotif

Suzuki ‘Raja’ Pikap Indonesia, Kok Bisa?

ENERGIBANGSA.ID—Bagi kebanyakan pengusaha, pandemi memang berdampak tak baik bagi bisnisnya. Kacau, kalang kabut, tak  berdaya dan tentunya omset terjun bebas. Tak sedikit pula yang bangkrut, jelas, gulung tikar.

Tapi fenomena itu rupanya tak dirasakan perusahaan otomotif merk dagang Suzuki, lho, sobat! Lha kok bisa? Kabarnya, penjualan mobil niaga ringannya itu menjadi yang terlaris di segmennya. Suzuki justru mampu meraih hingga 55 persen pangsa pasar berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Capai 67 ribuan unit

Bersumber CNNIndonesia, Selasa (1/12), distribusi kendaraan jenis pikap merk Suzuki mencapai 67.448 unit Januari-Oktober 2020. Dari jumlah itu penjualan Carry sebanyak 27.837 unit. Sedangkan pesaingnya, Daihatsu Gran Max (18.295 unit) dan Mitsubishi L300 (11.527 unit).

Berdasarkan keterangan resmi Suzuki, Senin (30/11), penjualan retailnya periode Januari-Oktober 2020 sebesar 31.175 unit. Sedangkan kontribusi untuk segmen kendaraan niaga ringan 60,4 persen.

“Pencapaian ini semakin membuktikan bahwa Carry pikap adalah rajanya pikap di Indonesia,” kata Direktur Marketing Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda empat Donny Saputra.

Raih 57 persen pada 2019

“Sebelumnya pada periode yang sama di tahun lalu, Carry mendominasi segmen kendaraan niaga sebesar 57 persen. Artinya, tahun ini Carry semakin mendominasi kelasnya dengan peningkatan pangsa pasar sebesar 3,4 persen,” sambung Donny.

Suzuki Carry generasi terbaru yang meluncur pada 2018 dengan berbagai ubahan mulai dari eksterior hingga mesinnya. Mobil ini memiliki panjang 4.195 mm. Namun tinggi dan lebar menyesuaikan jenis bak. Adapun produk tersebut dilengkapi mesin berkode K15B-C yang dapat melepas 95,6 hp pada rpm 5.600 dan torsi maksimal sebesar 135 nm pada rpm 4.400. (*)

Related Articles

Back to top button