Ragam BangsaReligius

Sulit Jodoh? Siapa Tahu Kamu Pernah Melakukan Kesalahan Ini

ENERGIBANGSA.ID – Apakah sobat energi pernah merasakan sulit sekali mencari tambatan hati? apakah sobat energi merasakan hatinya kosong dalam waktu yang lama? Coba introspeksi diri, jangan-jangan dulu pernah menyakiti seseorang yang mencintaimu.

“konco-konco wedok..konco-konco lanang.., jangan sekali-sekali menolak cinta..lebih-lebih menyalahkan orang, yang orang tadi itu mencintaimu.. ‘Wooo…arek iku seneng karo aku… sorry..’. Ojo lho..gak ilok lho… ngomong ngunu iku.. Perkoro awakmu gak iso nrimo, perkoro awakmu gak gelem, iku hakmu. Tapi tentang cintanya seseorang terhadapmu, ojok sekali-kali awakmu nyalahno.. ojo.. Engko angel lho jodomu… “ pesan KH Ahmad Asrori Al Ishaqy dalam sebuah ceramah.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih seperti ini intinya. “Jangan sekalipun menolak (meremehkan-red) cinta, apalagi menyalahkan perasaan, menyia-nyiakan orang yang mencintaimu. Persoalan kamu tidak mau menerima cintanya, itu hak-mu, tapi jangan sekalipun kamu menyalahkan dan menyakiti perasaannya, nanti kamu akan kesulitan (mendapatkan) jodoh,”

Mengapa begitu? karena kita tidak pernah tahu rahasia di balik takdir Tuhan atas jodoh kita. Dalam Al Quran, Allah telah berfirman: ‘Asaa an tuhibbuu syai-an wa Huwa syarrul lakum wa ’asaa an takraHuu syay-an waHuwa khayrul lakum‘.

Artinya: ada kalanya Engkau mencintai sesuatu, tapi hal itu justru tidak baik untuk kamu. Adakalanya kamu membenci sesuatu, tapi kenyataannya hal tersebut justru baik untuk kamu.

Lebih lanjut, KH Ahmad Asrori Al Ishaqy menjelaskan bahwa bisa jadi orang yang kamu benci itu malah bisa membahagiakan kamu.

“Jangan suka pilih-pilih soal cinta, itu bisa membuat sulit jodoh,” pesannya.

Jika pun tidak menerima, respon lah dengan baik-baik. “Terimakasih Ya Allah, terimakasih banyak ada orang yang datang mencintai saya, namun hamba mohon maaf, Ya Allah… hati hamba belum bisa menerimanya, Ya Allah…” ujar beliau memberi contoh.

“Persoalan cinta itu rumit. Orang yang cinta belum tentu jodoh, dan andai kata pun diberi jodoh oleh Allah, belum tentu jodoh itu sampai dibawa mati besok di akhirat. Ono wong niku cinta, sempat saling cinta, tapi nggak sempat rabi. Ono wong sempat rabi, tapi nggak sampek sempurno rabine, kenyataane diparingi pegatan karo Gusti Allah… Ada, yang seperti itu banyak,” lanjut beliau.

Menurut KH Asrori Al Ishqy, jodoh itu ada levelnya masing-masing. Ada yang hanya berjodoh di dunia, namun tidak di akhirat. Ada yang berjodoh di dunia hingga akhirat.

Namun intinya adalah jangan buru-buru menolak takdir cinta. Jika ada yang mencintaimu namun hatimu tidak bergetar, jangan meremehkannya. namun responlah dengan doa seperti ini:

“Ya Allah… ada seseorang yang mencintai saya, namun saya tidak mencintainya, saya tidak menolaknya Ya Allah, tapi saya menunggu apakah ada sesuatu yang istimewa dari dirinya yang hendak Engkau tunjukkan pada saya, Ya Allah”

Namun KH Asory Al Ishaqi berpesan kepada jama’ah jangan sekali-kali kita tertipu dan terbius oleh indahnya cinta. Maka cepat-cepatlah istikhoroh pada Allah. “Baikkah dia untuk saya ya Allah?”

Sobat energi, basuhilah jiwa dan hatimu dengan cinta yang positif ya. Ingat, jomblo juga ada batasnya.

Related Articles

Back to top button