Stem cell
Salah satu potret Stem cell. (dok.futurism)
KesehatanRagam Bangsa

Stem Cell, Pengobatan Teknologi Baru Kaya Manfaat

1

ENERGIBANGSA.ID – krisdayanti, salah satu penyanyi papan atas Indonesia merogoh kocek lebih dari Rp. 200 juta demi urusan menjaga kecantikan. Ia memilih terapi Stem cell yang dianggap sebagai teknologi terbaru berbiaya mahal untuk membuatnya awet muda.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Beby Kumalasari. Melalui kanal youtubenya, Artis sekaligus istri dari artis Galih Ginanjar ini pun juga merogeh kocek yang sangat dalam sekitar Rp. 200 juga demi mendapatkan sekali suntik Stem cell.

Lantas apa itu Steam cell?. Kenapa beberapa artis atau seseorang mau merogohkan biaya yang cukup mahal untuk mendapatkan sekali suntik Stem cell?. Lalu apa kegunaan dan manfaatnya?

Steam cell atau sel punca adalah sel di tubuh kita yang dapat berubah menjadi berbagai sel seperti sel otot, kulit, darah dan sebagainya. Stem cell biasanya digunakan untuk pengobatan. Akan tetapi terapi ini bisa digunakan untuk perawatan kulit.

Sel punca atau Stem cell dapat meremajakan diri dan menghasilkan lebih banyak sel untuk sumber pembentukan sel baru.Sel ini bertugas untuk memastikan setiap sel yang usang diganti dengan sel baru dengan jenis dan fungsi yang sama .

Stem cell ini dapat mempertahankan potensi perkembangan untuk membentuk yturunan dari embrio. Termasuk epitel usus, tulang rawan, otot polos, dan otot lurik . Juga epitel saraf, ganglia embrionik, serta epitel skuamosa bertingkat.

Sifat sel inilah yang berguna dalam biologi perkembangan manusia, penemuan obat dan transplantasi. Fungsi tersebut yang kemudian dimanfaatkan dunia medis untuk menyembuhkan beragam penyakit . Terapi ini dapat menciptakan jaringan, sel, serta organ baru.

Dengan terapi Stem cell, memungkinkan pasien sembuh dari beragam penyakit berat seperti jatung koroner, gagal jantung, diabetes, patah tulang gagal sambung, tulang yang hilang karena kecelakaan, osteoarthritis, cedera tulang rawan, spinal cord injury, glukoma, luka bakar, hingga kaki diabetik.

“Penyakit yang tak membuahkan hasil dengan pengobatan konvesional bisa diatasi dengan stem cell. Sebab sifatnya yang mengisi dan memperbarui sel jaringan yang rusak,” jelas dr. Ismail H.D, SpOT(K), Ketua komite Sel Punca Nasional, yang dikutip tim energibangsa.id dari tirto.id.

Mekanisme untuk dapat menggunakan Stem cell, seseorang atau pasien harus punya tali pusat yang masih tersimpan usai kelahirannya. Tali pusat ini berfungsi sebagai sumber sel induk yang nantinya akan digunakan untuk terapi. Namun seseorang atau pasien bisa menggunakan tali pusat donor yang cocok dengan dirinya.

Bagi seseroang atau pasien yang ingin menjalani terapi ini, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan seseorang dapat menjalani terapi tersebut sebelumnya.

dr. Jonathan R. Subekti, SpKK, dari Barned Skin Care, menuturkan bahwa ada banyak pemeriksaan yang dilakukan pasien sebelum menjalani terapi stem cell.  Mulai dari berbagai macam infeksi, kelainan darah dan lainya.

Sementara untuk kebutuhan atau takaran sel punca yang diberika dalam terapi stem cell setiap orang berbeda-beda. Hal ini dilihat dari jenis, tingkat penyakit, dan kebutuhan dari pasien tersebut. Untuk sekali terapi, biasanya pasien akan diberikan sel tersebut mencapai puluhan hingga ratusan juta sel.

“Takaran sel punca yang diberikan tiap pasien berbeda tergantung jenis penyakitnya. Misal Lupus, dberikan sel punca 1-2 juta per kilogram berat badan pasien. Jika berat badan pasien 50 kilogram, maka dosis terendahnya adalah menyuntukkan 50 juta sel punca dan dosis maksimal sebesar 100 juta sel punca,” terang dr. Cosphiadi Irawan, SpPDKHOM, spesialis penyakit dalam.

Hal ini membuat harga terapi Stem cell harus merogoh kocek yang cukup mahal. Biasanya, setiap satu Stem cell dihargai Rp. 1-1,5 per sel, sebagaimana data yang diperoleh tim energibangsa.id

Masalah biaya yang mahal pun menjadi kendala bagi pasien atau seseorang yang ingin melakukan terapi dengan banyak manfaat ini. Selain itu pelaksanaan terapi ini di Indonesia yang belum menyangkut semua rumah sakit yang ada. Hanya beberapa rumah sakit yang melakukan layanan dengan persetujuan pemerintah.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Menyosong Masa Depan Cerah, Saatnya Milenial Berinvestasi

Previous article

Hingga Akhir Juni, Modal Asing Masuk Tembus Rp. 154 Triliun

Next article

You may also like

1 Comment

  1. Pake air wudlu aja, sehat… murah dan sesuai sunnah

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Kesehatan