Kabar IndonesiaPendidikan

Sriyono, Penyandang Disabilitas Asal Blora Sabet Penghargaan dari Kemendikbud

ENERGIBANGSA.ID – Tak bisa dipungkiri jika pendidikan merupakan sebuah hal yang sangat krusial. Tak jarang sebagian orang rela merogoh kocek dalam demi mendapatkan pendidikan terbaik.

Sayangnya, tak semua mampu mendapatkan pendidikan yang layak. Berangkat dari hal tersebutlah seorang warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Ngawen, Blora, Sriyono Abdul Qohar terinspirasi untuk mendirikan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Sriyono sendiri merupakan seorang penyandang disabilitas. Ia menderita tuna daksa sejak lahir, namun keinginannya untuk menjadi guru dan berkontribusi dalam dunia pendidikan selalu mendapatkan hambatan. Tak terhitung berapa kali Ia melamar menjadi guru dan akhirnya ditolak.

Meskipun begitu Sriyono tak patah semangat sampai akhirnya tahun 2009 Ia mendirikan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berlokasi tak jauh dari rumahnya, yang dinamai PAUD Gembira Ria. Sejak saat itu sampai sekrang Sriyono aktif mengelola PAUD bersama dengan sejumlah guru yang Ia rekrut.

Berkat kegigihan dan pengabdiannya untuk memajukan pendidikan di Indonesia Ia kemudian diundang ke Jakarta dan menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam kategori penyandang disabilitas peduli PAUD. Dilansir dari detik.com Sriyono mengungkapkan harapannya setelah mendapatkan penghargaan dari Kemendikbud.

“Tentunya ini jadi motivasi saya untuk terus berbuat. Melakukan yang terbaik bagi anak-anak agar mendapatkan pendidikan yang layak. Dan harapannya kelak mereka menjadi orang berhasil,” tuturnya.

Saat menghadiri acara penerimaan penghargaan Sriyono didampingi oleh Wakil Bupati Blora, Arif Rochman. Wakil Walikota Blora tersebut menuturkan bahwa dirinya merasa bangga dan Ia juga menyampaikan akan mendampingi pengembangan PAUD Gembira Ria asuhan Sriyono melalui Pemkab Blora.

Related Articles

Back to top button