BusinessNationNews

Sri Mulyani Ingin Bayar Pajak Lebih Mudah dari Beli Pulsa Telepon

0

ENERGIBANGSA.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani menginginkan pembayaran pajak dapat dilakukan dengan mudah seperti membeli pulsa telepon. Hal tersebut ia ungkapkan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6) lalu. Menurutnya, kemudahan dalam pembayaran pajak dapat mendorong kepatuhan pajak dari wajib pajak.

“Saya bilang sama Pak Robert (Direktur Jenderal Pajak) dan timnya. Saya ingin membayar pajak lebih mudah dari beli pulsa telepon, kalau beli pulsa dalam semenit kita bisa pakai mobile banking. Harusnya bayar pajak lebih mudah lagi,” ujar Sri Mulyani seperti dilansir dari DetikFinance.

Menurutnya hingga kini masih banyak wajib pajak yang belum paham cara membayar pajak. Untuk itu Sri Mulyani mendorong adanya reformasi administrasi pada sektor perpajakan, mulai dari penyederhanaan proses hingga cara pembayaran.

“Karena orang beli pulsa butuh pulsanya, kalau pajak dia enggak tahu, maka harus diberi kemudahan membayarnya. Makanya reform di bidang administrasi dan proses itu menjadi penting. Bagaimana caranya disederhanakan, bagaimana proses untuk complienece (kepatuhan), pembayaran dan lainnya,” imbuh wanita kelahiran tahun 1962 tersebut.

Sri Mulyani menerangkan bahwa penyederhanaan pembayaran pajak menjadi kunci penting meningkatkan tax ratio. Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), proyeksi tax ratio pada 2020 di kisaran 11,8-12,4% terhadap PDB. Angka ini lebih tinggi dibandingkan realisasi tax ratio 2018 sebesar 11,4% terhadap PDB. Tak hanya itu, ia pun menambahkan bahwa pengawasan dan penegakan hukum juga tak kalah penting untuk terus ditingkatkan.

Adapun saat ini Kemenkeu sudah melakukan reformasi perpajakan dengan menyediakan sistem pembayaran secara online melalui e-billing. Sedangkan untuk pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) secara online melalui e-filling.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Tetap Gagal Meski Beli Suara, Caleg Ini Ingin Masyarakat Belajar dari Kesalahannya

Previous article

Menaker Ungkapkan 3 Pilar SDM Ini dalam Konferensi Buruh Internasional di Jenewa

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Login/Sign up