fbpx
Wisata & Kuliner

Soju Halal di Indonesia, KPop-ers Harus Tahu!

ENERGIBANGSA.ID (Bandung)–  Sobat energi yang suka nonton drama Korea pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan beberapa makanan khas yang ada disana bukan ?.

Ya, selain Tteokbokki, Ramyun, Kimchi, maupun Japchae yang sukses bikin kita ngiler setiap melihatnya, di dalam scene drama korea juga selalu menampilkan minuman khas negeri ginseng tersebut yaitu Soju.

Soju merupakan minuman beralkohol khas Korea Selatan. Minuman Soju dibuat dengan bahan utamanya, yakni beras. Selain itu, soju juga bisa dibuat menggunakan ubi, gandum, barley dan tapioka sebagai pengganti beras.

Tentu, sebagai masyarakat Indonesia kita penasaran pada minuman Soju ini, misalnya rasa atau harganya., bukan?

Kini buat kalian yang penasaran ingin mencoba bagaimana rasa dari Soju ini, di Bandung sudah ada Soju bermerk Mojiso dan berlabel halal sehingga aman untuk sobat energi mencobanya.

Menangkap animo publik, minuman beralkohol berbahan dasar beras ini kemudian diadaptasi dengan menyesuaikan bahan yang membuatnya halal dikonsumsi.

“Awal bulan Agustus mulai menambah Soju (non alkohol) yang pastinya berbeda dengan Soju dari Korea. Soju yang ini berisi mojito, jadi sparkling water dengan rasa buah-buahan di dalamnya,” tutur Rinda Aldiyanti, salah satu owner Soju.

Soju Halal
Minuman Soju Khas Korea Selatan. (sumber: detik.com)

Rinda yang bekerja sama dengan rekan-rekannya mengaku bahwa mereka tidak mengetahui apa perbedaan dari segi rasa. Namun untuk bahan-bahan yang digunakan terdapat perbedaan tentunya.

“Perbedaan dari rasa kita enggak tau bedanya karena kita juga belum pernah coba soju yang asli dari Korea. Buat memberikan kesan ala-ala Korea kita memberikan tulisan Korean Sparkling Water sama namanya yang jadi Mojiso,” terangnya dikutip dari detik.com

Jika soju asli terbuat dari beras sebagai bahan utama yang melalui proses fermentasi, maka Soju “versi” Bandung ini terbuat dari Syrup, Perisa Buah, Sparkling Water, dan Daun Mint.

Untuk harga per satu botol dibanderol seharga Rp. 45 ribu. Sedangkan ada diskon sebesar Rp. 5 ribu untuk pembelian minimal 5 botol, dan Rp. 10 ribu untuk pembelian di atas 10 botol.

Dari awal buka hingga sekarang menunjukkan bahwa banyak orang yang merasa tertarik dengan Soju lokal ini.

Selain karena non-alkohol yang pasti dapat dikonsumsi oleh semua orang, juga harga yang di banderol terbilang lebih murah dibandingkan dengan harga Soju asli asal Korea.

Bagaimana sobat Energi, tertarik untuk mencoba?[Tata/EB]

Related Articles

Back to top button