Karya Bangsa

Sneakers Eceng Gondok, dari Pekalongan Bisa sampai Luar Negeri

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) — Ide kreatif yang dimiliki oleh remaja Indonesia ini sangatlah unik, mereka memproduksi sneakers yang dibalut kain tenun dengan berbahan eceng gondok. Dengan brand Pijakbumi, mereka mampu membawa brand lokal Indonesia tersebut hingga ke mancanegara.

Terlepas dari citra buruknya, eceng gondok ternyata memiliki nilai yang ekonomis karena dapat diolah menjadi serat untuk dijadikan tenun.

“Ini mungkin pertama di dunia, karena bahannya lebih lumrah untuk pakaian entah baju atau outwear. Namun, untuk sepatu, sejauh ini kami belum pernah lihat. Correct me if I’m wrong” ungkap Rowland Asfales selaku pendiri dan desainer Pijakbumi.

Sejak tahun 2016, Pijakbumi mengusung konsep produk sepatu yang Sustainable atau ramah lingkungan dalam desain yang tetap kekinian. DNA merek ternyata mendapat perhatian dari penyelenggara MICAM.

Micam merupakan pameran sepatu terbesar berskala internasional yang rutin digelar 2x dalam setahun di Milan, Italia. Pijakbumi pun mendapatkan kesempatan untuk memamerkan produk mereka di MICAM 2020 lalu.

Pameran perdana di MICAM tersebut mendapatkan sambutan yang positif dari pengunjung dan buyers. Setelah itu, Pijakbumi pun diundang kembali mengambil bagian pada MICAM 2020 pada periode 20-23 September.

Dalam kesempatan tersebut lah, Pijakbumi meluncurkan juga menampilkan desain sepatu terbaru dari koleksi Atlas Sneakers, koleksi tersebut terbuat dari 90% tumbuhan, seperti serat natural, dengan aksen yang terbuat dari tenun eceng gondok. Alasnya pun terbuat dari bahan karet alami.

“Sebenarnya, ini merupakan penyempurnaan dari koleksi Atlas Sneakers sebelumnya di MICAM pertama kami. Kali ini telah dibuat menjadi lebih ramah lingkungan. Bagian yang terbuat dari polyester pun diganti dengan serat tanaman” ungkap Rowland

Rowland pun mengatakan, material tenun eceng gondok yang digunakan merupakan karya pengrajin Pekalongan, Jawa Tengah. Tenun tersebut kemudian melalui tahap Assembling di workshop Pijakbumi di Bandung.

“Ibu-ibu pengrajin sangat antusias, apalagi setelah melihat hasil akhir dari pembuatan sepatu ini” tambahnya

Baru-baru ini, Pijakbumi untuk pertama kalinya mengekspor produk sneakers ke Swiss. Rowland pun menuturkan, pesanan tersebut datang saat Pijakbumi mengikuti MICAM 2020 Februari lalu.

“Kami bertemu banyak potential buyers dari berbagai negara, salah satunya Swiss. Menurut mereka, produk kami sangat salable di Swiss karena mungkin masyarakat disana sudah sangat sadar akan sustainability dan suka memakai produk yang ramah lingkungan” ungkapnya. (dhanti/EB/detik).

Related Articles

Back to top button