fbpx
Ekonomi & BisnisTeknologi

SMK Swadaya Semarang Kampanyekan Service Kendaraan di Rumah Aja, Panggil Maxiaga!

ENERGIBANGSA.ID, SEMARANG – Sejak Indonesia diterpa covid-19 dan maraknya tagar #workfromhome semakin menegaskan bahwa negara butuh lebih banyak lagi StartUp Digital atau perusahaan rintisan berbasis layanan digital untuk memecahkan masalah bangsa. Setidaknya bisa membantu permasalahan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Salah satu StartUp yang mencoba menjawab permasalahan masyarakat itu adalah Maxiaga; aplikasi marketplace SPBU dan bengkel online yang dikembangkan oleh software house studio.energibangsa yang digawangi Dimas Ahmad Rizal, Muallif Ulil Misbakh, Davis Danendra, Gani Abdullah, Alfian Faiz Izul Haq dan Yanuar Aris Budiarto, beserta SMK Swadaya Semarang.

Dimas Ahmad Rizal, salah satu founder Maxiaga menyebut bahwa dari hasil survey sederhana, setiap hari selalu ada kasus ban bocor dan motor mogok.

“ban bocor dan mogok di jalan ini adalah masalah umum masyarakat di kota maupun di pedesaan, masalahnya adalah saat ban bocor atau mogok mereka hanya bisa mendorong motornya, kalau jauh kan repot,” ujarnya.

“Nah, kalau buka aplikasi maxiaga, nanti ada teknisi dari bengkel mitra yang datang menghampiri,” lanjutnya.

Meski begitu merubah budaya offline to online bukanlah hal yang mudah, apalagi untuk perusahaan yang sudah terbiasa di budaya offline, lebih-lebih jika didominasi generasi baby boomers, yang seringkali pesimis soal digitalisasi teknologi.

Maka dari itu, maxiaga bekerja sama dengan SMK Swadaya Semarang untuk di lini pengembangan bisnis dan marketing daring untuk mengakuisisi daftar bengkel-bengkel yang mau bergabung menjadi mitra Maxiaga.

Fadlul Khoiruddin Bashory, ketua jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Swadaya Semarang menjelaskan bahwa digitalisasi bisnis dan pemasaran adalah salah satu kunci untuk menggerakkan perekonomian yang lesu karena wabah Corona.

“saat ini masih tahap sosialisasi ke bengkel-bengkel di Semarang, namun merebaknya isu Covid-19 ini kami jadikan peluang, bahwa service motor cukup di rumah aja, panggil saja bengkel di maxiaga,” kilahnya.

Fadlul menegaskan SMK Swadaya Semarang sedang bergerak masif untuk membangun manajemen StartUp bisnis online melalui Maxiaga.

“ke depannya nanti, siswa-siswi SMK Swadaya akan kami didik untuk menjalan perusahaan rintisan berbasis online ini. Jadi output siswa dari Swadaya akan jauh lebih kerja siap setelah lulus nanti,” lanjutnya

Memberdayakan Bengkel

Aplikasi yang lolos di ajang 1001 StartUp Digital Semarang hingga babak final ini juga bertujuan untuk mempromosikan bengkel-bengkel rumahan di jalan kampung-kampung.

Muallif Ulil Misbakh, developer yang membuat aplikasi Android ini berpendapat bahwa bengkel-bengkel dan tambal ban kecil di gang-gang biasanya sepi orderan, jika bergabung di Maxiaga, probabilitas untuk mendapat order jadi lebih besar, karena muncul di daftar bengkel rekomendasi.

“jadi semisal Anda mengalami bogok atau ban bocor di jalan, nanti aplikasi maxiaga akan merekomendasikan bengkel terdekat untuk Anda panggil, dan nanti montirnya akan datang menghampiri,” terangnya.

Semoga maxiaga bisa menjadi salah satu StartUp digital asal semarang yang mampu menjadi unicorn.

Related Articles

Back to top button