fbpx
Pendidikan

Dukung Pemulihan Ekonomi, SMK Swadaya Semarang Ingin Cetak Ratusan Internet Marketer

ENERGIBANGSA.ID – Di masa penerimaan peserta didik tahun ajaran baru 2020-2021, SMK Swadaya Semarang berkomitmen untuk melakukan upaya serius dalam melaksanakan pesan ‘mas’ Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju; Nadiem Anwar Makarim, yang meminta sekolah untuk menerapkan sistem MERDEKA BELAJAR dan GURU PENGGERAK.

Untuk itu, SMK Swadaya Semarang, melalui jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, bertekad akan mengajarkan peserta didiknya untuk bebas belajar dan bebas memilih menjadi apapun selama masih dalam koridor yang dibenarkan dalam etika Bisnis Digital, tanpa ada tekanan dan paksaan.

Dukung Pemulihan Ekonomi, SMK Swadaya Semarang Ingin Cetak Ratusan Internet Marketer

Fadlul Khoiruddin Bashory, S.EI, Ketua jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Swadaya menjelaskan bahwa tahun ini di SMK Swadaya Semarang akan ada penyesuaian minat dan bakat peserta didik, karena nantinya ada pembentukan mental dan skill, agar bakat dan minat itu bisa koheren dengan Bisnis Daring dan Pemasaran.

“cita-cita anak-anak muda jaman sekarang memang lebih unik, seperti misalnya jadi youtuber, content creator, karena realitanya menjadi content creator, menjadi Youtuber, menjadi Selebgram, menjadi influencer itu memang menghasilkan, menjadi facebooker pun bisa menjadi bisnis, asalkan tahu caranya,” ujarnya pada tim energibangsa.id Kamis, (19/05) di kantornya.

Dukung Pemulihan Ekonomi, SMK Swadaya Semarang Ingin Cetak Ratusan Internet Marketer

“Nah, mengenai bagaimana caranya, itu akan diajarkan di SMK Swadaya Semarang, apalagi sekarang SMK Swadaya akan segera melaunching buku Kurikulum Facebook Bisnis, sebagai salah satu pedoman teknis belajar,” lanjutnya.

Fadlul menyebut buku Kurikulum Facebook Bisnis itu, selain menjadi salah satu pedoman “guru penggerak”, juga sekaligus menjadi langkah pertama SMK Swadaya dalam mewujudkan impian untuk mencetak lulusan yang siap berwirausaha atau siap bekerja secara milenial.

Ke depannya ia beserta tim berencana untuk menyusun buku Youtuber Bisnis. Hal ini bukan tanpa alasan, karena mulai tahun ajaran 2020/2021 nanti di SMK Swadaya juga akan ada ekstra kurikuler youtuber, influencer, dan manajemen sosial media. Ini akan menjadi kegiatan menarik bagi siswa-siswi Swadaya.

Related Articles

Back to top button