fbpx
Nasional

Sindir KAMI, Megawati: Banyak yang Mau Jadi Presiden ya?

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Ketua Umum PDIP menyatakan bahwa tokoh dalam deklarasi Koalisi Aki Menyelamatkan Indonesia (KAMI) banyak yang berhasrat menjadi presiden.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

“Jadi kemarin-kemarin ini ada pemberitaan ada orang kan yang membentuk KAMI, itu KAMI. Di situ kayaknya banyak banget yang kepengin jadi presiden,” kata Megawati, Rabu (26/8/) kemarin.

Megawati kemudian menyindir KAMI yang punya niat politik tanpa adanya partai. Ia menjelaskan soal sistem tata negara dan pemerintah Indonesia yang sangat membutuhkan partai politik.

Presiden RI ke-5 juga mengingatkan partai politik diperlukan bagi setiap pemimpin untuk bekerja menyejahterakan rakyat.

“Peraturan di republik ini, tata kenegaraan, tata pemerintahan, termasuk yang namanya Pilkada dan Pemilu, maka seseorang harus mencari partai, dukungan, usungan,” tuturnya.
Megawati mengatakan masuk dari jalur independen memang diperbolehkan.

Hanya, menurut putri Proklamator Sukarno ini, pemimpin dari jalur independen akan kesulitan ketika harus bekerja sama dengan unsur legislatif.

“Banyak orang yang tidak berpartai mencoba masuk lewat independen. Tidak ada salahnya, hanya jangan lupa, independen kalau jadi dia tidak punya fraksi lho”, paparnya.

“Jadi bagaimana kalau akan bicarakan namanya pemerintahan di daerah, kan harus ada toh pemerintahan melalui bupati/wali kota/gubernur, kan harus bicara dengan DPRD I atau nasional,” sebut Megawati.

“Itu juga gitu, gimana coba kalau gitu, mikir, kan PR (pekerjaan rumah),” sambungnya.

Seperti diketahui, KAMI, yang merupakan besutan Din Syamsuddin, mendeklarasikan diri pada Selasa (18/8). Mereka memberikan tuntutan kritis kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sejumlah tokoh yang hadir dalam acara tersebut selain Din Syamsuddin di antaranya Gatot Nurmantyo, Refly Harun, Said Didu, Rocky Gerung, Ichsanuddin Noorsy, dan Ahmad Yani.

KAMI dinilai merupakan kelompok oposisi baru selain PAN, PA 212 dkk, dan kubu Amien Rais. (Sasa/EB/Detik.com)

Related Articles

Back to top button