fbpx
Religius

Simak Panduan MUI Soal Beribadah di Masa PSBB

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) — Masa pandemi belum berakhir, DKI Jakarta juga kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB per 14 September 2020 lalu. Maka dari itu, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan umat Islam ketika menjalankan ibadah.

Di Jakarta, pemerintah provinsi (pemprov) akan mengatur dibuka dan tidaknya tempat ibadah. Tempat ibadah yang pengunjungnya bisa dari mana-mana sementara ini tidak diperbolehkan dibuka. Sebab, banyaknya pengunjung yang datang ke rumah ibadah berpotensi menjadi pusat penularan Corona.

Sedangkan rumah ibadah yang hanya didatangi oleh masyarakat setempat yang berlokasi di kampung, perumahan, atau kompleks boleh tetap dibuka dan digunakan. Namun, harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan catatan juga, daerah tersebut tidak termasuk ke dalam zona merah.

“Tetapi rumah ibadah di kampung di kompleks yang digunakan oleh masyarakat dalam Kampung itu sendiri dalam kompleks itu sendiri masih boleh buka. Ada pengecualian, kawasan yang memiliki jumlah kasus yang tinggi, kawasan itu ada datanya, RW dengan kasus tinggi maka kegiatan beribadah harus dilakukan di rumah saja,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers, Rabu (9/9).

Himbauan MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan himbauan pelaksanaan ibadah bagi umat Islam dimasa PSBB. Berikut ini imbauan MUI :

1. Di daerah yang penyebaran virusnya tidak terkendali, umat Islam tidak melaksanakan sholat Jum’at dan lima waktu berjamaah di masjid dan atau musholla.

2. Di daerah yang penyebaran virusnya sudah terkendali, pelaksanaan sholat Jum’at dan lima waktunya memperhatikan protokol kesehatan ketat.

3. Terus meningkatkan amal sholeh berupa zakat, infak, dan sedekah terutama pada para tetangga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok.

4. Para dai dan daiyah atau muballigh dan muballigah menyampaikan dan menganjurkan mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, sering cuci tangan, dan menjaga jarak kepada semua jamaahnya.

5. Membaca doa Qunut Nazilah pada setiap shalat wajib lima waktu agar kita semua terhindar dari wabah pandemi COVID-19.

Dalam surat bernomor Kep-1639/DP MUI/IX/2020, MUI berharap imbauan tersebut dipenuhi sebaik-baiknya saat PSBB Jakarta diterapkan agar Pandemi COVID-19 ini segera berakhir. “Imbauan ini disampaikan semoga dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya agar wabah ini cepat berlalu,” begitu tulis MUI dalam surat yang ditandatangani Wakil Ketua Umumnya, Muhyiddin Zunaidi dan Sekjen Anwar Abbas. (Annisaa/EB/detik).

Related Articles

Back to top button