Kesehatan

Sering Nyeri Dada Sebelah Kiri? Waspadai Hal Ini

ENERGIBANGSA.ID – Kamu pasti akan bertanya dan mungkin panik ketika merasakan nyeri dada pada bagian sisi kiri.

Ketika rasa sakit sangat intens dan disertai dengan gejala seperti sesak napas dan kesemutan di lengan kiri dalam beberapa menit, kamu perlu segera konsultasi medis.

Sebelum itu, ada penyebab lain mengapa nyeri dada sebelah kiri sering terasa.

Berikut penyebab nyeri dada sebelah kiri dengan indikasi lain yang patut diwaspadai.

Sumber : indovoice

1. Serangan Panik dan Kecemasan Berlebih

Penyebab nyeri dada sebelah kiri bisa karena kecemasan atau kepanikan berlebih.

Situasi yang menyebabkan kecemasan tinggi atau serangan panik dapat menyebabkan nyeri dada yang sangat mirip dengan serangan jantung. 

Akantetapi, rasa sakit yang dirasakan biasanya ringan dan tajam, bukan berat atau seperti tekanan. 

Selain itu, biasanya orang dengan serangan panik atau kecemasan merasa kesemutan di seluruh tubuh mereka dan tidak hanya di satu tangan.

Cobalah untuk mencari tempat yang tenang dan mencoba untuk rileks seperti mendengarkan musik atau minum teh dengan aroma yang menenangkan.

2. Refluks Gastroesofageal (GERD)

Kondisi ini ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan yang dapat menyebabkan kontraksi perut yang mengakibatkan nyeri dada.

Selain nyeri, kamu mungkin juga merasakan adanya benjolan di tenggorokan, mulas, atau perut seperti terbakar. 

Cara yang baik untuk meredakan nyeri refluks adalah dengan minum teh jahe, yang membantu mengurangi peradangan. 

3. Gas Berlebih

Gas berlebih pada usus adalah salah satu penyebab paling umum dari nyeri dada sisi kiri, jenis nyeri ini lebih sering terjadi pada orang dengan sembelit. 

Hal ini ditandai dengan ketidaknyamanan ringan yang berlangsung selama beberapa menit atau jam, tetapi berkurang dengan perut kembung atau buang air besar.

Untuk mengurangi rasa sakit, kamu bisa memijat ringan bagian perut untuk merangsang gas agar pas. 

Selain itu, cobalah berbaring telentang dan memeluk lutut ke dada untuk membantu aliran gas dan ketidaknyamanan. 

4. Peradangan Jantung

Peradangan otot jantung juga dikenal sebagai perikarditis atau miokarditis, juga dapat menyebabkan rasa sakit di sekitar area jantung. 

Biasanya, kondisi ini terjadi karena komplikasi dari infeksi tubuh (virus, jamur, atau bakteri) yang tidak ditangani dengan benar.

Ketika ada peradangan di setiap struktur jantung. Selain rasa sakit, gejala lain seperti detak jantung tidak teratur, pusing atau sesak napas juga bisa terjadi.

5. Angina

Angina adalah suatu kondisi yang terjadi ketika ada penurunan aliran darah ke otot jantung, yang menyebabkan nyeri dada sebelah kiri. 

Ini bisa berlangsung selama 5 hingga 10 menit dan menyebar ke lengan atau leher.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi, perokok dan mereka yang memiliki kolesterol tinggi.

Penting untuk berkonsultasi dengan ahli jantung, yang akan memesan tes jantung untuk memastikan diagnosis. 

Umumnya, angina dapat diobati dengan perubahan gaya hidup dan penggunaan obat-obatan. 

Jika tidak ditangani dengan benar dapat mengakibatkan komplikasi serius seperti infark, aritmia, dan bahkan stroke.

6. Serangan Jantung

Serangan jantung atau infark miokard dapat dikatakan situasi darurat yang dapat membahayakan nyawa. 

Infark lebih sering terjadi pada orang dengan hipertensi yang tidak terkontrol, diabetes yang tidak terkontrol, kolesterol tinggi atau gaya hidup yang tidak sehat (misalnya merokok, sedikit atau tidak ada latihan fisik, atau kelebihan berat badan).

Gejala klasik serangan jantung termasuk nyeri dada kiri yang intens yang terasa seperti diremas, kesemutan di lengan, sesak napas, batuk dan tingkat kesadaran yang berubah. 

Kamu harus langsung pergi ke rumah sakit untuk memastikan diagnosis dan memulai perawatan yang tepat.

Cobalah untuk tetap tenang untuk menghindari memburuknya gejala. 

Solusi lain, bila merasa mengalami serangan jantung dan tidak memiliki alergi obat, kamu dapat mengonsumsi 300mg aspirin atau 3 pil ASA untuk mengencerkan darah. 

Jika memiliki riwayat serangan jantung, ahli jantung mungkin merekomendasikan obat nitrat untuk digunakan dalam keadaan darurat.

Related Articles

Back to top button