semarang raih award kota terbersih se asean
Sekda Kota Semarang saat menerima penghargaan (doc istimewa)
Kita IndonesiaPojok Bangsa

Seperti Mimpi, Warga Semarang Sempat Tidak Percaya Kotanya Jadi yang Terbersih se-Asia Tenggara!

0

ENERGIBANGSA.ID – Mendapatkan penghargaan selalu membuat penerimanya merasa bangga dan bahagia, begitu pula seharusnya yang dialami oleh warga Semarang atas raihan penghargaan the Asean Clean Tourist City Standard award pada Kamis (16/1) kemarin.

Sebagaimana dilansir sindonews.com bahwa Kota Semarang terpilih menjadi Kota Terbersih se-Asia Tenggara, sebagai wakil dari Indonesia, mengalahkan kandidat dari Indonesia lain seperti Denpasar, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Netizen Terbelah

Selain dipublikasi oleh tim energibangsa.id, penghargaan ini juga disorot oleh media rmoljateng.com yang memberi judul : “Gerakan Semarang Wegah Nyampah” Antarkan Semarang Jadi Kota Wisata Terbersih se-Asia Tenggara, dalam beritanya.

Kabar positif itu menuai respon beragam dari netizen Semarang yang tergabung dalam grup facebook MIK SEMAR. Banyak warga yang ikut bangga, namun tidak sedikit pula yang nyinyir.

Agung Maryanto, warganet mempertanyakan raihan gelar prestisius itu. “jurine ndelok/nilai lewat youtube,” tulisnya di kolom komentar.

Maz Browniz secara tegas berkomentar “ora ngandel”, Fairuza Achmad juga berkomentar senada: “what?? aku warga semarang lho, mau bilang gak percaya, tapi…” tulisnya di komentar.

Meski begitu masih banyak warganet yang meresponnya dengan positif. Salah satunya Lajingga Nit yang merespon optimis dan mempertanyakan pada netizen-netizen nyinyir, jangan-jangan yang mereka (yang nyinyir) itu masih suka buang sampah sembarangan.

“Lucu ya koq malah ada yg ketawa bknnya bangga, yg ketawa berarti ngg suka kota kita dpt penghargaan, jgn-jgn masih suka buang sampah sembarangan, lbh baik doakan terus utk kota kita semarang, agar terus berbenah bs mjd cth utk kota kota lain di Indonesia, berikan solusi yg baik , bergotong royong ,ikut andil dlm kebersihan lingkungan sekitar,” tulisnya.

Standar Penilaian

Melilhat respon netizen yang mempertanyakan standarisasi penilaian juri, tim energibangsa.id tergerak untuk mencari info standar penilaian ACTCS yang sudah dicanangkan sejak tahun 2012 tersebut.

Menengok dari standar penilaian yang direview oleh panitia, standar ACTCS (ASEAN Celan Tourist City Standard) ini berfokus pada kota-kota wisata di mana ada arus pengunjung dan di mana budaya, alam dan atraksi buatan manusia.

Indikator yang dievaluasi dalam ACTCS didasarkan pada hal-hal berikut: 1) Manajemen lingkungan, 2) Kebersihan Kota, 3) Penanganan limbah, 4) Membangun kesadaran tentang Perlindungan dan Kebersihan Lingkungan, 5) Ruang hijau, 6) Keselamatan Kesehatan, dan 7) Keamanan Kota.

Standar ASEAN

Dra. Hj. Ismiyatun, pakar Hubungan Internasional di Semarang menyebut bahwa ASEAN sedang menstimulus negara-negara di Asia Tenggara untuk berbenah lebih baik. Salah satunya melalui program ACTCS ini.

“jika banyak warga Semarang yang ragu, itu lucu, artinya dia mengukur standar asia tenggara melalui kacamata di daerahnya,” ujarnya.

“harusnya dibalik, jika daerahnya dirasa masih kurang bersih, harusnya penghargaan ini menjadi cambuk dan motivasi bagi warga Semarang untuk berbenah lebih baik lagi,” lanjutnya.

Ismiyatun menjelaskan bahwa dalam program ACTCS seperti ini yang dinilai bukanlah menilai setiap sudut kota secara keseluruhan, tapi menilai dari sisi aspek pariwisata, infrastruktunya, penanganan limbah, dan kadar polusinya.

“jika dibandingkan kota besar lainnya, kualitas udara di Semarang jauh lebih baik, lho,” tegasnya.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Semarang Raih Penghargaan Sebagai Kota Terbersih se-Asia Tenggara

Previous article

Begini Watak Seseorang Berdasarkan Weton Jawa

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.