fbpx
Kabar Daerah

Semarang Adem-Ayem: Begini Aksi Penolakan Rizieq Shihab Datang di Semarang

SEMARANG, energibangsa.id—Puluhan pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Damai Kota Semarang (AMDKS) menggelar unjuk rasa di bundaran air mancur Jalan Pahlawan Kota Semarang, Sabtu (21/11) kemarin.

Mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan “Aliansi Masyarakat Damai Kota Semarang Menolak Rizieq Shihab”, selain spanduk besar, peserta aksi juga menenteng poster yang isinya seruan serta kecaman terhadap Rizieq Shihab. 

Semarang Adem-Ayem: Begini Aksi Penolakan Rizieq Shihab Datang di Semarang

Poster-poster yang ditenteng, diantaranya bertuliskan; “Kota Semarang sudah damai jangan sampai terkontaminasi”, ” Rizieq Shihab stop buat resah masyarakat Kota Semarang”, ” Rizieq Shihab tidak pantas jadi panutan umat Islam”, ” Rizieq Shihab bukan imam besar umat Islam”, “Warga Semarang tidak butuh Rizieq Shihab dan FPI”, ” Rizieq Shihab provokasi umat Islam”, “Islam itu ramah bukan marah-marah” dan masih banyak tulisan lainya.

Tolak datang ke Semarang

Koordinator Aksi (Korak) Rico Septian menuturkan, di Kota Semarang ini sudah adem ayem dan damai. Jangan sampai warga Kota Semarang terprovokasi fenomena Rizieq Shihab paska pulang ke tanah air beberapa waktu yang lalu.

“Kami tidak menolak kepulangan Rizieq Shihab di tanah air, tapi kami minta ia diam. Tidak buat gerakan-gerakan yang bisa membuat gaduh, resah dan tidak nyaman masyarakat. Oleh Karena itu, biar warga Semarang dan Jawa Tengah tetap kondusif, kami menolak Rizieq Shihab datang ke Semarang dan Jawa Tengah pada umumnya,” ucap Rico disela aksi berlangsung.

Semarang Adem-Ayem: Begini Aksi Penolakan Rizieq Shihab Datang di Semarang

Ia menegaskan, pihaknya mengecam dan menolak segala kerusuhan dan kegiatan-kegiatan. Dakwah atau ucapan yang provokatif hanya akan menimbulkan perpecahan dan memperkeruh persatuan bangsa.

Semarang kota toleran

“Kami elemen masyarakat kota Semarang berharap anak bangsa selalu menghormati dan menghargai segala perbedaan baik suku, agama dan ras dalam bingkai kebhinnekaan. Serta sedikitpun tidak ada ruang tumbuh dan berkembangnya sikap intoleran bahkan perpecahan dan kerusuhan di negeri ini,” urainya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) Mulyono menambahkan, aliansi masyarakat kota semarang sepakat bersama-sama melawan kelompok yang memecah belah kerukunan, keberagaman, ketentraman dan kedamaian mayarakat kota Semarang.

Semarang Adem-Ayem: Begini Aksi Penolakan Rizieq Shihab Datang di Semarang

Lebih lanjut, Mulyono, sekarang masih era pandemi, pihaknya meminta segenap anak bangsa fokus, berkontribusi, bergotong-royong bersama-sama mengatasi pencegahan dan pemulihan wabah Covid-19.

“Di era new normal (adaptasi kebiasan baru) masyarakat untuk patuh dan disiplin protokol kesehatan (prokes). Jangan sampai Rizieq Shihab bersama para pengikutnya justru membuat kerumunan yang bisa menimbulkan klaster baru dan meningkatnya penyebaran virus corona”, tegasnya. (*)

Related Articles

Back to top button