Inspirasi BangsaKita IndonesiaNasional

Selamatkan Orangutan Melalui Progam Orangutan Goes To School

ENERGIBANGSA.ID – Bagi pecinta satwa mungkin sudah tak asing lagi mendengar tentang orangutan. Sebagai rakyat Indonesia kita seharusnya patut berbangga karena tinggal di negara yang menjadi habitat orangutan.

Indonesia memiliki setidaknya dua jenis spesies orangutan yaitu orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan orangutan Borneo/Kalimantan (Pongo pygmaeus). Tak perlu diragukan lagi bahwa negara kita ini memiliki beragam jenis flora dan fauna. Sayangnya, tak semua masyarakat paham akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Memang tak bisa dipungkiri jika saat ini jumlah populasi orangutan semakin menurun setiap tahunnya. Entah sudah berapa banyak hutan yang dihancurkan untuk membuka lahan baru. Kegiatan pembukaan lahan yang makin merajalela tak hanya terjadi akibat dari kegiatan pertambangan tetapi juga perkebunan. Pembukaan lahan untuk perkebunan khususnya sawit makin tak terhitung alasannya karena permintaan pasar terhadap minyak kelapa sawit terus mengalami kenaikan.

Kini, hutan Borneo dan Sumatera yang menjadi rumah orangutan tak lagi aman untuk ditinggali. Tak sedikit orangutan yang mati akibat tak sempat menyelamatkan diri saat pengerusakan hutan terjadi. Adapun yang masih bertahan hidup akan diburu oleh sebagian orang karena dianggap sebagai ancaman alias hama bagi tanaman sawit.

Meski terdengar sangat ironis tapi masih banyak pula masyarakat yang peduli terhadap nasib orangutan dan berkeinginan untuk menjaga kelestarian orangutan. Borneo Orangutan Survival Foundation salah bentuk dari aksi nyata kepedulian masyarakat sekitar terhadap orangutan.

Borneo Orangutan Survival Foundation (BOS Foundation) atau yang juga dikenal dengan nama Yayasan Penyelamat Orangutan Borneo merupakan sebuah organisasi non-profit Indonesia yang didedikasikan untuk konservasi orangutan Borneo dan habitatnya. Mereka bekerjasama dengan masyarakat setempat, Kementrian Kehutanan Republik Indonesia dan organisasi mitra internasional.

Saat ini Yayasan BOS merawat lebih dari 750 orangutan. Mereka yang dirawat akan dibekali berbagai kemampuan untuk bertahan hidup sebelum akhirnya dinyatakan siap untuk dilepaskan kembali ke hutan. Mayoritas orangutan yang dirawat atau direhabilitasi oleh BOS Foundation adalah bayi orangutan yang ditemukan sendirian karena ditinggal mati oleh induknya karena perburuan liar. Kegiatan pengedukasian orangutan ini dinamai dengan “Orangutan Goes To School”.

Hutan sesungguhnya tak hanya sebatas tempat tinggal para satwa tetapi juga merupakan alasan kenapa kita sampai saat ini masih bisa hidup. Entah apa yang akan terjadi jika hutan tak lagi ada tentu ekosistem tak akan lagi seimbang. Lebih dari itu, kita akan dihadapkan dengan berbagai macam masalah yang timbul akibat ketidakseimbangan ekosistem.

Related Articles

Back to top button