Teknologi

Selain Ramah Lingkungan dan Mengurangi Impor Solar, Ini Manfaat B30

ENERGIBANGSA.ID – Selama ini sobat energi banyak mengeluh mengenai jalanan macet, polusi, dan cuaca yang panas. Di sisi lain, kemacetan juga turut menyumbang tingginya penggunaan BBM dan tentunya semakin meningkatkan kadar polusi.

Untuk itu Pemerintah melalui Pertamina, mulai mengkampanyekan B30 untuk menjaga kelestarian lingkungan kita. Selain ramah lingkungan, tenrnyata implementasi B30 memiliki banyak manfaat. Salah satunya mengurangi jumlah impor solar.

Hal tersebut dipaparkan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyati di hadapan Presiden RI Joko Widodo dalam peresmian implementasi program biodiesel 30% (B30) di SPBU COCO Pertamina MT Haryono, akhir tahun 2019 lalu.

“Banyak sekali manfaat dari implementasi program biodisel ini yaitu pengurangan emisi gas rumah kaca sangat baik untuk lingkungan. Biosolar B30 juga meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan yang otomatis menurunkan penggunaan energi berbasis fosil,” tuturnya sebagaimana ditulis dalam rilis resmi Pertamina.

Implementasi B30 menghemat devisa sebesar Rp 63 triliun yang berarti membantu meningkatkan perekonomian Indonesia melalui pengurangan volume impor solar. 

Di tempat terpisah, Ir. Prasanto Soerjono, salah seorang peneliti dan pakar Teknologi Kimia di Semarang mengungkapkan bahwa manfaat lain penggunaan biosolar B30 juga akan meningkatkan performa mesin.

“biosolar B30 mengandung FAME yang bersifat detergency akan mampu membersihkan mesin kendaraan maupun mesin industri ini lebih baik,” jelasnya kepada energibangsa.id

Prasanto juga berharap B30 bisa meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, karena implementasi B30 turut menjaga keberlangsungan industri sawit dalam negeri sebagai penyedia bahan baku dan produsen FAME serta meningkatkan kesejahteraan petani sawit.

Semoga penggunaan dan target implementasi B30 di tahun 2020 ini semakin mudah dalam aplikasi dan regulasi yang mendukung produksi dalam negeri.

Related Articles

Back to top button