fbpx
Pendidikan

Segudang Beasiswa Asing, PENA Gelar Webinar Cara Kuliah di Luar Negeri Secara Gratis!

ENERGIBANGSA.ID—Kuliah di luar negeri merupakan impian  sebagian besar orang. Banyak hal yang membuat impian ini terasa sangat menarik untuk dicapai.

Mulai dari bisa kuliah gratis, mendapat uang saku, jalan-jalan ke tempat menarik dan lain sebagainya.

Terkait hal itu, Organisasi Pemuda Indonesia Menyapa (PENA) mengadakan webinar bertajuk “Kuliah di Luar Negeri Gratis”, Sabtu (13/2/2021) akhir pekan lalu.

Wakil Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok, Faishol Firdaus  menjelaskan pemerintah Tiongkok setiap tahunnya memberikan dana beasiswa kepada pelajar internasional dari berbagai negara.

“Pemerintah Tiongkok setiap tahunnya memberikan dana beasiswa kepada pelajar internasional melalui lembaga China Scholarship Council (CSC) dengan Program China Government Scholarship (CGS)”, terangnya.

Segudang Beasiswa Asing, PENA Gelar Webinar Cara Kuliah di Luar Negeri Secara Gratis!

Kuota 1.000 beasiswa

“Dan terdapat sepuluh negara ASEAN yang mendapatkan kuota 1.000 penerima beasiswa setiap tahunnya,” sambung Faishol.

Alumnus Master di Jilin University ini mengatakan bahwa pendaftaran program beasiswa CSC dalam setiap tahunnya dibuka dari bulan Januari sampai April.

“Pendaftaran beasiswa CSC dibuka setiap bulan Januari sampai April. Pendaftaran beasiswa bisa diakses melalui website resmi  CSC, yaitu www.csc.edu.cn/laihua,” katanya.

Beasiswa Amerika?

Selain itu, Muhammad Taqiyuddin yang saat ini sedang menempuh studi magister di Georgia University, Amerika Serikat menjelaskan beasiswa untuk kuliah di Amerika Serikat.

“Untuk kuliah di Amerika Serikat ada berbagai macam beasiswa. Diantaranya bisa melalui LPDP atau Fulbright Scholarship, dan sebetulnya banyak”, ungkap Taqiyuddin.

“Kalau saya sendiri melalui Fulbright Scholarship, untuk link pendaftaran atau informasi bisa diakses melalui website resmi, yakni https://www.aminef.or.id/ , ” terangnya.

Ia menambahkan, bahwa kuliah di luar negeri bukan merupakan sesuatu yang sangat istimewa.

“Kuliah di luar negeri itu memang bukan sesuatu yang wah atau sangat istimewa. Tetapi karena teman-teman saya dari berbagai negara, koneksi beasiswa saya yang juga dari berbagai negara”, bebernya.

Lebih jauh, alumnus Ponpes Ma’had Ulumus Syar’iyyah Yanbu’ul Qur’an (MUS-YQ) Kudus dan Madrasah NU Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS) Kudus itu menyatakan bahwa jejaring dan mendapatkan jaringan yang sangat luas sangatlah penting.

(Kontributor : Muhammad Alvin Jauhari)

Related Articles

Back to top button