fbpx
Nasional

Sayang, Demo Anak NKRI Berujung Rusuh

JAKARTA, energibangsa.id – Melansir Jurnal Global, Rabu (14/10) demonstrasi instruksi Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak NKRI) yang bertempat di sekitaran Patung Kuda, Gambir Jakarta Pusat pada Selasa, (13/10) kemarin, berujung rusuh.

Tema utama dari demonstrasi anak NKRI ini adalah  “Jangan Pulang Sebelum UU Ciptaker Tumbang”.

Aksi itu dihadiri oleh puluhan ormas Islam dan beberapa elemen antara lain: FPI, PA 212, GNPF, Bang Japar, Ikatan Keluarga Besar Alumni UI  serta beberapa ormas Islam turut andil meramaikan aksi demo tersebut.

Anak NKRI menuntut 3 hal diantaranya menumbangkan pemerintahan Jokowi. Membubarkan partai pro UU Cipta Kerja, serta menolak dan membatalkan UU Cipta Kerja.

Abdul Qodir Aka selaku koordinator lapangan meminta seluruh massa yang tergabung dalam demonstrasi tidak terprovokasi dan ikuti komando langsung korlap.

Demo Rusuh

Namun disayangkan, banyak peserta (oknum) yang kemudian melempari aparat kepolisian dan TNI dengan batu dan botol mineral. Sontak, aparat keamanan tersebut langsung membalas dengan tembakan gas air mata.

Kerusuhan berawal bukan dari massa demonstrasi akan tetapi dari masa diluar demo yang berada disebrang mobil panggung orasi. Hitungan detik kericuhan pecah dan massa berlarian menyelamatkan diri.

Aksi saling lempar batu dan tembakan gas air mata juga terjadi di sekitar Tugu Tani, yang mengakibatkan kerusuhan serta ditangkapnya 4 orang provokator di tempat kejadian perkara.

Saling serang antara massa dan pihak kepolisian juga terjadi di depan pintu monas dan stasiun gambir, yang mengakibatkan polantas memberlakukan rekayasa lalu lintas karena insiden bentrokan tersebut. (*)

Related Articles

Back to top button