Kabar IndonesiaNasional

Saling Bertemu, Surya Paloh: Dukung Anies!

ENERGIBANGSA.ID — Agaknya pada hari Rabu, (24/7) kemarin menjadi hari dimana terisi oleh agenda pertemuan tokoh-tokoh politik negeri ini.

Pasalnya terdapat dua pertemuan penting terjadi secara bersamaan yang disinyalir akan mengubah peta perpolitikan negeri ini.

Selain reuni pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilihan presiden 2009 silam, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto juga terjadi pertemuan tak kalah penting lainnya.

Pertemuan tersebut tak lain dan tak bukan adalah Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh dengan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Keduanya bertemu di Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat.

Anies tiba di markas Nasdem pada pukul 11.45 WIB dengan memakai kemeja putih lengkap dengan lencana dan atribut gubernur.

Pertemuan keduanya pun, dari pantauan tim energibangsa.id, berlangsung selama dua jam dari kedatangan Anies.

Seusai pertemuan, Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan bahwa obrolan selama pertemuan adalah obrolan santai mengenai Jakarta.

Ia menuturkan bahwa pertemuaan mereka ini murni membahas perihal daerah yang sedang ia pimpin saat ini.

“Enggak bahas politik. Bahas soal Jakarta saja,” ucap Anies di Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (24/7)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga menampik saat ditanya mengenai pembahasan bangku Partai Nasdem di DPRD DKI dalam pertemuan itu.

“Enggak enggak, pokoknya bahas Jakarta saja,” kata dia, sebagaimana disitir energibangsa.id dari kompas.com.

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh turut membantah pertemuan itu dimaksudkan untuk tujuan politik.

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh saat memberi keterangan Pers. (dok okezone.com)

Ia menuturkan pertemuan ini merupakan pertemuan keluarga besar antara adik dan kakak.

“Kita dapat tamu khusus Nasdem hari ini tapi bukan sebagai pribadi ya, tentu representasi tetap sebagai keluarga besar di Nasdem,” ucap dia seusai pertemuan tersebut.

Surya menjelaskan bahwa karier politik Anies berangkat dari sini dari Partai yang ia pimpin.

“Pak Anies rumahnya memang dari sini berangkatnya, ketika kita sudah bertugas cukup lama barang kali karena waktu yang memungkinkan hari ini kita dipertemukan kunjungan adik ke kakak,” terangnya.

Mantan Politikus Golkar dan Konglomerat media ini pun juga memuji potensi yang dimiliki Anies dalam memimpin Ibu kota Indonesia.

Namun, selama masa kepemimpinannya ini, Surya beranggapan hanya melihat setengah kemampuan yang dikeluarkan Anies.

“Abang sarankan untuk lebih bisa mengoptimalkan potensi kemampuan yang dimilikinya. Dari apa yang abang pahami dia belum keluarkan itu semua. Jadi kalau diskor dari 10, ia baru mengeluarkan setengahnya,” ujar Surya.

Ia kembali menambahkan, “ini dalam perpesktif yang saya pahami amat dibutuhkan oleh kita, warga Jakarta dan Bangsa. Tugas abang dengan niat baik bahwa itu memberikan dukungan, dorongan, agar potensi diri yang belum dikeluarkan semua, ini sudah saatnya kedepan,”.

Bahkan, Surya Paloh juga tak lupa mendoakan Mantan Rektor Universitas Paramadina ini dalam setiap karirnya agar bias memberikan sesuatu yang terbaik untuk bangsa dan Negara.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh saat memberi keterangan Pers terkait pertemuan keduanya. (dok merdeka.com)

Di saat yang sama, Anies pun juga melontarkan pujian kepada Surya. Gubernur DKI Jakarta itu menyebut jika Surya Paloh merupakan sosok politisi senior yang mempunyai pengalaman di berbagai bidang.

Maka pertemuan antara ia dan Surya, menurut Anies, membuatnya sangat senang.

“Kita diskusi santai cerita banyak tentang peremahan Jakarta, dan Alhamdulilah Bang Surya ini seorang senior memiliki pengalaman yang luar biasa. Jadi setiap ngobrol dengan beliau pasti banyak hikmah, dari pengalaman perjalanan, saya merasakan banyak manfaat setiap ngobrol dengan Bang Surya,” tutur Anies.

“Insya Allah kedepannya tanggungjawab saya untuk ngurus Jakarta bisa dituntaskan dengan sebaik-baiknya, dan seluruh tanggungjawab itu bisa tuntas dengan baik,” ia melanjutkan.

Pertemuan antar dua tokoh ini sempat diisukan sebagai bentuk komunikasi politik terkait dukungan Nasdem terhadap Anies di Pilpres 2024.

Lebih lanjut lagi, hasil survey yang diadakan oleh lembaga survey milik Denny JA terkait potensial kandidat yang maju dalam Pilpres 2024 beberapa saat lalu nama Anies Baswedan masuk diantaranya.

Menjawab isu tersebut, Surya Paloh mengungkapkan kalau soal maju sebagai calon presiden untuk periode 2024 ia mengembalikan lagi kepada Anies.

Namun, dirinya mengaku niatan untuk memberikan dukungan kepada Anies sudah terjaga.

“2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ, semua niat-niat baik harus terjaga asal baik,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap jikalau Anies melaju pada 2024 dapat berjalan dengan baik. Tetapi untuk merealisasikan hal tersebut, dukungan dari partai politik tidak bisa hanya dari Nasdem, melainkan dari parpol lain juga.

“Insya Allah apabila semua berjalan dan sesuai dengan harapan, dukungan itukan tidak bisa hanya datang daripada 1 kelompok termasuk 1 institusi parpol Nasdem saja,” aku Surya.

Sementara itu, Anies menegaskan bahwa dirinya masih fokus untuk mengurusi Jakarta.

Sebelumnya, pertemuan diantara dua tokoh politik ini merupakan undangan dari Surya Paloh kepada Anies.

Kedatangan Anies ke Kantor DPP Partai Nasdem untuk memenuhi undangan makan siang dengan Surya Paloh.

Naufal Firman Yursak selaku anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) membenarkan perihal tersebut.

“Gubernur diundang makan siang oleh Pak Surya Paloh. Jadi beliaulah yang mengundang,”terangnya saat dihubungi awak media.

Selain memenuhi undangan makan siang, kedatangannya juga untuk memenuhi undangan ulang tahun dari Bos Metrotv itu.

“Beliau (Surya Paloh –red) baru ulang tahun. Sebenarnya sudah ketemu beberapa waktu yang lalu. Kemudian ajak saya makan siang, jadi saya datang. Beliau orang senior, tokoh nasional, jadi saya menghormati undangannya. Karena itu saya datang siang ini ke sana. Enggak ada agenda khusu, makan siang saja, ngobrol. Kalau saya pasti akan ngobrolin Jakarta,” tutur Anies.

Kendati demikian, pertemuan antara Surya Paloh dan Anies Baswedan memiliki nilai yang positif.

Diketahui keduanya tidak pernah berada di arah politik yang sama. Ketika Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017, Surya Paloh bersama Nasdem mendukung pesaing Anies saat itu, Ahok. Sementara Anies yang maju di konstes itu didukung oleh Prabowo Subianto.

Apalagi ketika Pilpres 2019 berlangsung, Anies berada di barisan pendukung Prabowo Subianto  sedangkan Surya Paloh beserta Nasdem memberikan dukungannya kepada  Joko Widodo.

Dengan pertemuan itu diharapkan turut membantu mendinginkan suasana politik pasca Pilpres 2019 sebagaimana suhu politik Indonesia sempat mengalami ketegangan.

Sehingga kedepannya tidak terjadi pertengkaran atau polarisasi yang lebih berlarut-larut dan bisa bersatu serta bahu membahu membangun Negara dan bangsa bersama-sama.

Related Articles

Back to top button